Lowongan Pekerjaan Bodong di Pasar Minggu, Korban Diminta Bayar Jutaan Rupiah
Polisi menyelidiki dugaan penipuan melalui lowongan kerja fiktif di Pasar Minggu yang memungut biaya hingga Rp1,8 juta dari pelamar.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 08.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Penyelidikan terhadap kasus dugaan penipuan bermodus lowongan kerja bodong telah dilakukan oleh aparat kepolisian di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kasus ini muncul setelah sejumlah laporan beredar di media sosial, menunjukkan adanya kantor dengan spanduk bertuliskan 'kantor seleksi' yang menawarkan pekerjaan tanpa proses rekrutmen yang transparan. Tim kepolisian langsung mengamankan lokasi dan mengumpulkan bukti fisik serta keterangan saksi awal.
Empat calon pelamar yang telah diperiksa mengungkapkan bahwa mereka mengetahui lowongan tersebut melalui platform digital, khususnya media sosial. Setelah mengikuti prosedur yang disebutkan, mereka justru diminta membayar biaya administrasi yang bervariasi, mulai dari Rp1,8 juta hingga Rp1,9 juta. Beberapa di antaranya bahkan diminta menyerahkan uang jaminan sebesar Rp50.000 sebagai tanda jadi, yang menurut mereka tidak sesuai dengan prosedur standar rekrutmen.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Theodorus, menyatakan bahwa meski belum menerima laporan resmi (LP), pihaknya tetap melakukan proses penyelidikan aktif. "Kami telah mengumpulkan bukti di lokasi dan memeriksa empat korban secara awal untuk memahami skema yang digunakan," ujarnya. Ia menegaskan bahwa penyelidikan tetap berjalan untuk mengetahui apakah kantor tersebut memiliki izin operasional atau tidak.
Proses pengumpulan bukti terus dilanjutkan, termasuk memverifikasi dokumen perusahaan dan menggali informasi dari sumber lain yang terkait. Tujuan utama adalah mengungkap skema penipuan yang mengatasnamakan lowongan kerja dan melindungi masyarakat dari praktik ilegal yang merugikan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang menuntut pembayaran sebelum proses seleksi dilakukan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Langkah tepat saat terpapar abu vulkanik mencakup menjauh dari sumber, membersihkan tubuh dengan hati-hati, dan segera ke dokter jika gejala memburuk.
9 September 2026
Berita Lainnya

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


