Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

LPS Percepat Literasi Keuangan, Sasar 2 Juta Pemilik Tabungan Baru Tahunan

LPS menargetkan kenaikan literasi keuangan nasional hingga 80% dalam lima tahun dan tambahan 2 juta pemilik rekening per tahun, melalui kegiatan literasi offline dan digital di berbagai daerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 19.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
LPS Percepat Literasi Keuangan, Sasar 2 Juta Pemilik Tabungan Baru Tahunan
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggencarkan program literasi keuangan dengan fokus pada generasi muda, menyadari tantangan utama berupa keterbatasan pemahaman terhadap ilmu keuangan, terutama di tengah budaya digital yang cenderung dominan pada hiburan melalui perangkat ponsel. Upaya ini dilakukan secara terpadu melalui pendekatan langsung dan digital, guna menyentuh masyarakat yang memahami dasar-dasar keuangan namun belum memahami secara mendalam.

Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 hasil kolaborasi BPS, OJK, dan LPS, indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 69,57%, jauh di bawah indeks inklusi keuangan yang mencapai 93,61%. Angka ini menjadi pemicu strategi jangka panjang LPS untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap simpanan, risiko keuangan, serta pentingnya memiliki rekening bank.

Dalam lima tahun ke depan, LPS menetapkan target kenaikan indeks literasi keuangan hingga 80%. Di sisi lain, jumlah masyarakat yang memiliki rekening bank ditargetkan bertambah sebanyak 2 juta per tahun. Saat ini, masih terdapat sekitar 15 juta orang yang belum memiliki rekening, dan diharapkan pada tahun depan jumlah tersebut berkurang menjadi sekitar 13 juta.

Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Lampung Financial Festival 2026 selama dua hari, pada 5–6 September 2026. Kegiatan ini dipilih sebagai lokasi utama karena tingkat literasi penjaminan simpanan masyarakat Lampung masih berada di bawah rata-rata nasional, sehingga menjadi prioritas peningkatan. Melalui festival ini, LPS memperkuat edukasi langsung dengan pendekatan yang inklusif dan mudah diakses.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya