Macron Tegaskan Tindakan Tegas Hadapi Kerusuhan Demonstrasi
Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan langkah tegas terhadap pelaku kerusuhan dalam aksi demonstrasi akhir pekan lalu, menyusul kerusakan massal dan penangkapan 2.000 orang oleh aparat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengeluarkan peringatan tegas terhadap pelaku kerusuhan yang terjadi dalam gelombang demonstrasi akhir pekan lalu, menegaskan bahwa semua pelanggaran hukum akan diproses secara hukum tanpa kompromi. Ia menekankan bahwa tindakan kekerasan dan perusakan properti tidak akan ditoleransi, meskipun mengakui adanya ketidakpuasan yang sah dari sebagian masyarakat terhadap kenaikan harga bahan bakar dan beban hidup.
Aksi yang berlangsung di sejumlah kota besar melibatkan pembakaran kendaraan, penjarahan toko, serta bentrokan dengan aparat keamanan. Dalam waktu singkat, lebih dari 2.000 orang diamankan oleh kepolisian, menunjukkan tingkat kekacauan yang tinggi. Macron menyoroti peran kelompok ekstrem kiri dan oknum kriminal yang memanfaatkan momen demonstrasi untuk melakukan aksi anarkis.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan aksi kekerasan mengaburkan suara rakyat yang menuntut perubahan. Meskipun mengakui legitimasi dari kekecewaan publik atas kenaikan biaya hidup, Macron menegaskan bahwa jalur demokrasi harus tetap dijaga melalui cara-cara damai dan konstitusional.
Pernyataan ini menjadi respons terhadap eskalasi kerusuhan yang mengguncang stabilitas sosial di beberapa wilayah Prancis. Pemerintah kini mempersiapkan langkah-langkah penegakan hukum yang lebih ketat, termasuk peningkatan pengawasan dan penegakan aturan di area rawan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hakim Batalkan Vonis Kartel Bunga, AFPI Soroti Kepatuhan Regulator
Putusan pengadilan membatalkan dakwaan kartel bunga terhadap platform pinjaman daring, dengan menilai kepatuhan terhadap arahan OJK sebagai dasar operasional yang sah.
24 Oktober 2026

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BYAN Buka Suara Soal Transaksi Saham ke Jhonlin Baratama
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BRI Perkuat Nilai Saham Lewat Buyback Rp1 Triliun
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Wall Street Picu Pelemahan Bursa Asia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

IHSG Melonjak, Saham BBRI dan AMMN Pimpin Penguatan Pasar
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

IHSG Awal Perdagangan Naik 0,18% ke 5.397
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

Rupiah Melemah Tipis di Awal Pekan, Tekanan Global Masih Menghantui
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

Bank Mandiri Bagi Dividen Rp50,63 Triliun dan Realisasi Buyback 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

50 Juta Warga Belum Punya Rekening, Pemerintah Siapkan Solusi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

