Mahasiswa Desak DPR Tuntaskan RUU Perampasan Aset Sebelum Akhir Tahun
Mahasiswa dari UNJ meminta DPR dan pemerintah menuntaskan pembahasan RUU Perampasan Aset sesuai tenggat waktu yang ditetapkan, dengan memastikan prosesnya matang dan berbasis pada kepentingan publik.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 08.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Adriansyah Fadhilah, mengajak DPR dan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian rancangan undang-undang tentang perampasan aset secara serius. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan tenggat waktu akhir tahun sebagai momentum strategis untuk menuntaskan proses legislasi yang diharapkan dapat memperkuat penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi.
Adriansyah menyoroti bahwa proses pembahasan RUU harus dilakukan dengan cermat, tanpa mengorbankan substansi penting yang menjadi inti dari regulasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan aturan ini bukan hanya soal aset negara, tetapi juga bagian dari upaya membangun keadilan sosial dan memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Ia menekankan peran DPR sebagai representasi rakyat yang harus memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi secara utuh dalam setiap tahapan pembentukan regulasi. Menurutnya, keterlibatan aktif lembaga legislatif dalam proses ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap kepentingan bersama.
Dalam pernyataannya, Adriansyah menyampaikan harapan agar para anggota dewan mampu menjalankan amanat rakyat dengan penuh kesadaran dan profesionalisme. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengesahan RUU tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga oleh kualitas dan keberpihakan terhadap keadilan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ekonomi, Pemerintah Diminta Segera Respons
Erupsi Anak Krakatau picu gangguan transportasi hingga 2.961 penerbangan dibatalkan, berdampak pada pariwisata, logistik, dan pendapatan masyarakat, perlu respons terkoordinasi dari pemerintah.
9 September 2026

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


