Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Makanan Ini Bantu Kendalikan Kandung Kemih

Lima jenis makanan bernutrisi tinggi dapat mendukung kontrol kandung kemih dan mengurangi gejala inkontinensia urine secara alami.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 21.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Makanan Ini Bantu Kendalikan Kandung Kemih📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kondisi sulit menahan kencing, atau inkontinensia urine, kerap kali diabaikan meski lebih sering terjadi daripada yang dikira. Gejala ini muncul saat ada dorongan mendadak untuk buang air kecil, terutama saat batuk, bersin, atau tertawa, dan bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang. Faktor penuaan, kehamilan, serta persalinan menjadi pemicu utama, terutama pada perempuan. Namun, gaya hidup dan asupan makanan juga berperan penting dalam memperburuk atau memperbaiki kondisi ini.

Dokter spesialis kandungan menekankan bahwa beberapa makanan dan minuman justru memperparah gejala, seperti kafein, alkohol, pemanis buatan, dan minuman bersoda karena bersifat diuretik dan mengiritasi kandung kemih. Sebaliknya, asupan nutrisi yang tepat dapat membantu memperkuat otot dasar panggul, menjaga keseimbangan fungsi saraf, serta mencegah sembelit yang menambah tekanan pada area panggul.

Alpukat, brokoli, salmon, tiram, pir, dan cranberry menjadi pilihan utama karena kandungan nutrisi yang mendukung kesehatan sistem kemih secara menyeluruh. Alpukat menyediakan magnesium dan kalium yang penting bagi fungsi otot dan saraf. Brokoli dan pir membantu melancarkan pencernaan, sehingga mengurangi tekanan pada otot panggul. Salmon dan tiram menjadi sumber protein berkualitas tinggi yang membantu menjaga massa otot dan kekuatan jaringan.

Konsumsi disarankan secara teratur, misalnya satu hingga dua kali seminggu untuk tiram dan salmon, serta satu hingga dua cangkir brokoli tiga hingga empat kali seminggu. Untuk cranberry, pilih produk tanpa tambahan gula agar manfaatnya tetap terjaga. Semua makanan ini dapat dimasukkan dalam pola makan harian dengan cara yang sederhana, seperti menambahkan alpukat ke salad atau mengonsumsi pir sebagai camilan sehat.

Mengatasi inkontinensia urine tidak hanya soal pengobatan medis, tetapi juga perbaikan pola asupan. Dengan menghindari makanan dan minuman pemicu iritasi, serta memperbanyak konsumsi makanan bernutrisi tinggi, kondisi ini dapat dikelola secara alami dan efektif. Konsistensi dalam gaya hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencapai kontrol kandung kemih yang lebih baik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya