Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mandiri Salurkan Bantuan Kesehatan untuk 28 Ribu Warga Terdampak Kabut Asap

Bank Mandiri menyalurkan bantuan kesehatan kepada 28.000 warga di Sumatra dan Kalimantan, mencakup perlengkapan pelindung dan pemeriksaan pernapasan secara langsung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 23.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
Mandiri Salurkan Bantuan Kesehatan untuk 28 Ribu Warga Terdampak Kabut Asap
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bank Mandiri melanjutkan aksi nyata dalam menangani dampak kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Kalimantan dengan menyalurkan bantuan kesehatan kepada 28.000 masyarakat terdampak. Program ini dilaksanakan melalui inisiatif Mandiri Peduli, yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan akses layanan kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang kritis. Dukungan berupa masker, obat tetes mata, dan perlengkapan perlindungan diri disalurkan secara langsung di lokasi operasional bank, menyesuaikan dengan kondisi lapangan yang dihadapi masyarakat.

Pemeriksaan kesehatan pernapasan menjadi bagian penting dari kegiatan ini, dilakukan secara spesifik di wilayah Palembang dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Masing-masing titik melayani hingga 280 warga, memastikan akses layanan kesehatan tersedia tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Kehadiran tenaga medis dan fasilitas pemeriksaan di lapangan mempercepat deteksi dini gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Kehadiran 261 cabang Bank Mandiri di daerah terdampak Karhutla turut berperan aktif dalam penyaluran bantuan. Melalui pendekatan langsung, perusahaan memastikan distribusi bantuan sesuai dengan realitas kebutuhan masyarakat setempat. Upaya ini menunjukkan komitmen perseroan untuk hadir secara nyata, bukan hanya dalam bentuk donasi, tetapi juga melalui kehadiran fisik dan dukungan yang terukur.

Sebagai bagian dari strategi kepedulian sosial, program ini menekankan pentingnya respons yang cepat dan adaptif terhadap krisis lingkungan. Menurut perwakilan perusahaan, kehadiran Bank Mandiri di tengah masyarakat bukan sekadar bentuk simpati, melainkan bentuk keterlibatan langsung dalam menjaga kesejahteraan warga saat menghadapi tantangan lingkungan. Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari di tengah kondisi udara yang tercemar.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya