Manulife Syariah Unggul dalam Perlindungan Keuangan Berkelanjutan
Manulife Syariah Indonesia meraih penghargaan kategori Best Shariah Life Insurance in Financial Resilience sebagai bentuk pengakuan atas ketahanan dan keberlanjutan layanan syariah di tengah tantangan ekonomi global.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Best Shariah Life Insurance in Financial Resilience dalam ajang Road to CNBC Awards 2026. Penghargaan ini diberikan oleh CNBC Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan asuransi yang mampu menjaga stabilitas dan kredibilitas layanan di tengah dinamika ekonomi dan politik global yang terus berubah. Penilaian dilakukan berdasarkan kinerja operasional, keberlanjutan produk, serta kontribusi terhadap penguatan kepercayaan publik terhadap asuransi syariah.
Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara, kepada Shafira Bawazier, Director Distribution Manulife Syariah Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Shafira menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas pengakuan ini, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan amanah untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan dan solusi keuangan berbasis syariah.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak hanya dinilai dari angka pendapatan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Manulife Syariah, menurut Shafira, berkomitmen untuk membangun ekosistem perlindungan yang inklusif, dengan mengedepankan prinsip tolong-menolong dan keadilan dalam setiap produk dan layanan yang disediakan. Penghargaan ini juga menjadi apresiasi terhadap kerja keras seluruh tim, mulai dari tenaga pemasar hingga karyawan, yang turut mewujudkan visi perusahaan.
Dalam jangka panjang, Manulife Syariah Indonesia menargetkan peningkatan penetrasi asuransi syariah di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah dengan akses layanan keuangan terbatas. Tujuan utama tetap pada penguatan perlindungan finansial bagi masyarakat luas, dengan pendekatan berkelanjutan yang sejalan dengan nilai-nilai syariah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IHSG Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indeks saham utama Indonesia turun 1,88% ke level 6.031, dipicu kekhawatiran atas kemungkinan kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed di akhir 2026.
8 Oktober 2026

Pertumbuhan Ekonomi Tidak Cukup Tanpa Keadilan Sosial
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menekankan pentingnya berpikir berbasis data dan kepemimpinan solutif untuk mengatasi ketimpangan meski ekonomi tumbuh pesat.
8 Oktober 2026

Biaya Haji 2027 Naik, Pemerintah Jamin Beban Peserta Tetap Terkendali
Kemenhaj dan DPR tetapkan BPIH 2027 sebesar Rp98,47 juta per orang, dengan subsidi Presiden menekan beban pelunasan peserta hingga Rp23,05 juta.
8 Oktober 2026

Prabowo: Investasi di Indonesia Harus Dijaga Seperti Keluarga
Presiden Prabowo meminta pemerintah melindungi semua investor seperti anggota keluarga, menekankan komitmen menjaga keamanan dan keberlanjutan investasi strategis di Kawasan Industri Weda Bay.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Bechi Kembali Dibui Setelah Bebas Bersyarat Dicabut
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KPK Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Korupsi di BPN
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KNMP Sungai Padang Segera Beroperasi, Fokus Perkuat Ekonomi Nelayan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Pengamat Hukum Soroti Penerapan RJ pada Kasus Narkoba Anggota DPRD
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

KPK Periksa Belasan Swasta dan ASN Terkait Kasus Suap Bupati Langkat
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Surabaya Perluas Bopda untuk Ponpes, Dorong Keadilan Pendidikan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

Gubernur Dorong ITK Jadi Pusat Inovasi untuk IKN
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

Pelaku Kekerasan yang Tewaskan Korban Diamankan di TTS
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

