Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Marquez Akui Kesalahan Teknis Usai Menang MotoGP Aragon

Marc Marquez mengakui kesalahan besar dalam pengaturan motor saat meraih kemenangan di MotoGP Aragon 2026, meski tetap mampu mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Marquez Akui Kesalahan Teknis Usai Menang MotoGP Aragon
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Marc Marquez mengungkapkan penyesalan atas kesalahan teknis yang dilakukannya selama balapan MotoGP Aragon 2026, meski berhasil keluar sebagai pemenang di Sirkuit MotorLand Aragon. Ia menyebut bahwa kegagalan mengaktifkan alat pengatur ketinggian belakang motor pada awal balapan berdampak signifikan terhadap performa, khususnya saat memasuki tikungan kedua dan ketiga. Kesalahan ini membuatnya kehilangan kecepatan kritis, memungkinkan dua pembalap lain mendekati posisinya secara langsung.

Meski sempat kehilangan posisi terdepan di tikungan ketiga, Marquez mampu kembali memimpin pada lap kedua setelah memperbaiki ritme dan strategi. Ia kemudian berada dalam pertarungan ketat dengan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi, dua pembalap yang menunjukkan performa impresif di depan. Persaingan ketat terjadi di antara tiga pembalap terdepan, terutama pada lap keenam saat Marquez berhasil menyalip Bezzecchi, meski dengan jarak yang sangat sempit hingga menyebabkan dua motor nyaris bersentuhan.

Dalam perjalanan menuju finis, Marquez berhasil memperlebar jarak keunggulan dari Acosta dari 0,5 detik pada lap ke-14 menjadi 1,446 detik di lap ke-15. Pada tiga lap terakhir, keunggulan tetap stabil di angka 1,728 detik, menunjukkan dominasi yang konsisten. Bezzecchi berhasil menahan tekanan hingga posisi ketiga, sementara Acosta finis sebagai runner-up.

Marquez menilai bahwa persaingan dalam balapan ini merupakan salah satu yang paling menantang dan menarik, terlepas dari kesalahan teknis yang dilakukannya. Ia menyadari bahwa kemenangan ini bukan hasil dari performa sempurna, melainkan hasil dari konsistensi dan kemampuan mengelola tekanan di momen krusial. Kemenangan ini juga memperkuat posisinya dalam perebutan gelar kejuaraan dunia musim ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya