Marquez Akui Kesalahan Teknis Usai Menang MotoGP Aragon
Marc Marquez mengakui kesalahan besar dalam pengaturan motor saat meraih kemenangan di MotoGP Aragon 2026, meski tetap mampu mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Marc Marquez mengungkapkan penyesalan atas kesalahan teknis yang dilakukannya selama balapan MotoGP Aragon 2026, meski berhasil keluar sebagai pemenang di Sirkuit MotorLand Aragon. Ia menyebut bahwa kegagalan mengaktifkan alat pengatur ketinggian belakang motor pada awal balapan berdampak signifikan terhadap performa, khususnya saat memasuki tikungan kedua dan ketiga. Kesalahan ini membuatnya kehilangan kecepatan kritis, memungkinkan dua pembalap lain mendekati posisinya secara langsung.
Meski sempat kehilangan posisi terdepan di tikungan ketiga, Marquez mampu kembali memimpin pada lap kedua setelah memperbaiki ritme dan strategi. Ia kemudian berada dalam pertarungan ketat dengan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi, dua pembalap yang menunjukkan performa impresif di depan. Persaingan ketat terjadi di antara tiga pembalap terdepan, terutama pada lap keenam saat Marquez berhasil menyalip Bezzecchi, meski dengan jarak yang sangat sempit hingga menyebabkan dua motor nyaris bersentuhan.
Dalam perjalanan menuju finis, Marquez berhasil memperlebar jarak keunggulan dari Acosta dari 0,5 detik pada lap ke-14 menjadi 1,446 detik di lap ke-15. Pada tiga lap terakhir, keunggulan tetap stabil di angka 1,728 detik, menunjukkan dominasi yang konsisten. Bezzecchi berhasil menahan tekanan hingga posisi ketiga, sementara Acosta finis sebagai runner-up.
Marquez menilai bahwa persaingan dalam balapan ini merupakan salah satu yang paling menantang dan menarik, terlepas dari kesalahan teknis yang dilakukannya. Ia menyadari bahwa kemenangan ini bukan hasil dari performa sempurna, melainkan hasil dari konsistensi dan kemampuan mengelola tekanan di momen krusial. Kemenangan ini juga memperkuat posisinya dalam perebutan gelar kejuaraan dunia musim ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Atlet Indonesia Raharjati Nursamsa meraih medali perak di nomor kecepatan putra pada World Climbing Series Santiago 2026, kalah dari atlet China Zhao Yicheng yang mencatatkan waktu tercepat.
25 Oktober 2026

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Pembatalan balapan Moto2 dan Moto3 di Phillip Island disebabkan cuaca buruk yang mengancam keselamatan, menggagalkan peluang Veda Ega tampil dari posisi terdepan.
25 Oktober 2026

GR Garage Ukir Prestasi di Kejurnas ITCR 1200 dan OMR 2026
Tim GR Garage Auto2000 Racing Team berhasil menempati posisi ketiga juara umum di kelas Seeded-B Kejurnas ITCR 1200 dan meraih hasil kompetitif di Agya OMR 2026.
25 Oktober 2026

Dortmund Singkirkan Frankfurt, Puncaki Klasemen Sementara
Dortmund naik ke posisi teratas klasemen Bundesliga usai menang 1-0 atas Frankfurt lewat gol Beier di menit ke-80.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

QJMotor Perluas Jaringan Dealer, Sasar Pertumbuhan Penjualan Ratusan Unit Bulanan
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

Honda Rilis Pikap Berbasis Triton untuk Pasar ASEAN
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

