Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Marquez Samai Rekor Rossi di Usia 33 Tahun

Marc Marquez berhasil menyamai rekor 18 kemenangan MotoGP usia di atas 30 tahun milik Valentino Rossi setelah menang di Aragon 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Marquez Samai Rekor Rossi di Usia 33 Tahun
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Marc Marquez mengukir sejarah baru dalam karier balapnya dengan meraih kemenangan di MotoGP Aragon 2026, yang membawanya menyamai rekor legenda MotoGP, Valentino Rossi. Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan dan konsistensi pembalap asal Spanyol tersebut di usia yang sudah menginjak 33 tahun. Ia kini menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang mampu meraih kemenangan di kelas utama setelah berusia 30 tahun, menempatkannya di posisi teratas dalam kategori ini.

Dengan torehan tersebut, Marquez kini berada di posisi kedua dalam daftar pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di usia lebih dari 30 tahun, menyamai catatan Rossi yang pernah mencatatkan 18 kemenangan dalam kategori serupa. Rekor ini sekaligus menegaskan kembali kualitas tinggi yang terus ditunjukkan Marquez meski menghadapi tantangan fisik dan kompetisi ketat dari rekan-rekan seangkatan.

Kini, Marquez menempati posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 237 poin, hanya terpaut 18 poin dari pimpinan klasemen, Jorge Martin. Pertarungan perebutan gelar juara dunia masih terbuka lebar, terutama menjelang balapan berikutnya di Sirkuit Misano, Italia, yang akan berlangsung pada 13 September 2026. Di sana, Marquez memiliki peluang besar untuk mengambil alih posisi teratas.

Rekor tertinggi dalam kategori kemenangan usia di atas 30 tahun masih dipegang oleh legenda Australia, Mick Doohan, yang berhasil meraih 33 kemenangan dalam masa karier. Namun, dengan performa konsisten yang ditunjukkan Marquez saat ini, kans untuk melampaui catatan Rossi bahkan mengejar Doohan tetap terbuka lebar. Momentum kemenangan di Aragon menjadi batu loncatan penting menuju ambisi juara dunia kedua dalam karier.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya