Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Masyarakat Kaya RI Dorong Permintaan Asuransi Berbasis Dolar AS

Pertumbuhan masyarakat kelas atas yang mencapai 7% dari populasi nasional mendorong permintaan asuransi berbasis USD demi menjaga nilai kekayaan global dan warisan lintas generasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 19.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Masyarakat Kaya RI Dorong Permintaan Asuransi Berbasis Dolar AS
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kenaikan signifikan dalam jumlah individu berkecukupan finansial di Indonesia menjadi pemicu munculnya tren baru dalam produk perlindungan keuangan berbasis Dolar AS. Berdasarkan proyeksi internal, segmen affluent yang menyumbang sekitar 7% dari total penduduk Indonesia kini menunjukkan minat tinggi terhadap solusi keuangan yang mampu menopang kebutuhan global, seperti pendidikan anak di luar negeri, perjalanan internasional, dan investasi lintas batas.

Kompleksitas kebutuhan finansial mereka mendorong perusahaan asuransi untuk menghadirkan produk yang tidak hanya menjamin perlindungan, tetapi juga menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Salah satu faktor krusial adalah kekhawatiran terhadap depresiasi nilai mata uang lokal akibat inflasi dan volatilitas kurs. Dalam konteks ini, aset yang dikelola dalam Dolar AS dinilai lebih stabil dan relevan terhadap ekspektasi keuangan global.

Dalam praktiknya, nasabah kaya kini tidak lagi hanya menilai produk berdasarkan manfaat finansial semata, tetapi juga bagaimana nilai perlindungan tersebut tetap berdaya saing di masa depan. Hal ini menjadi dasar pengembangan produk seperti PRUFuture USD yang dirancang untuk menjamin ketahanan finansial keluarga sekaligus memudahkan transmisi kekayaan antar generasi.

Perkembangan ini sejalan dengan tren industri asuransi jiwa yang tumbuh positif di paruh pertama 2026, dengan pendapatan premi naik 8,2% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Total pendapatan mencapai Rp94,75 triliun dari 22,44 juta polis yang aktif. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang, terutama bagi mereka yang memiliki aset besar dan kebutuhan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya