MBG Harus Diperbaiki, Bukan Dihentikan
Survei menunjukkan opini publik terpecah soal kelanjutan MBG, namun tidak ada mayoritas jelas untuk penghentian program yang menjangkau puluhan juta penerima.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 12.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Program Makanan Beragam (MBG) terus menjadi sorotan publik setelah hasil survei menunjukkan sekitar empat dari sepuluh responden yang mengetahui program menyatakan tidak puas, sementara hampir setengah lainnya menyatakan puas. Dari total responden, 44,6 persen menilai program tidak perlu dilanjutkan, sedangkan 42,1 persen memilih agar tetap berjalan. Angka-angka ini mendekati batas kesalahan sampling sebesar 2,9 persen, yang menunjukkan bahwa perbedaan kecil tersebut tidak cukup kuat untuk menyimpulkan adanya dominasi opini terhadap penghentian program.
Berdasarkan data pemerintah hingga 28 Agustus 2026, sebanyak 27.485 Satuan Pangan Perkotaan dan Pedesaan (SPPG) telah beroperasi di seluruh provinsi, menjangkau lebih dari 60 juta penerima. Penerima program mencakup siswa dari kelas 4 hingga SMP, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Setiap porsi makanan pagi dan siang dirancang untuk memenuhi 20–35 persen kecukupan gizi harian, dengan standar protein yang disesuaikan berdasarkan usia dan kebutuhan fisiologis. Bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, kehadiran nutrisi harian ini merupakan bentuk perlindungan terhadap stunting dan gangguan perkembangan.
Dampak sosial-ekonomi MBG juga signifikan. Di Bengkulu, 143 SPPG melayani lebih dari 373 ribu penerima, menyerap 7.360 tenaga kerja, dan melibatkan 1.094 pemasok lokal. Belanja bahan pangan seperti beras, telur, ikan, ayam, sayur, buah, dan bumbu turut mendorong aktivitas pasar rakyat dan usaha mikro. Dalam konteks ini, MBG bukan sekadar program distribusi makanan, melainkan alat ekonomi inklusif yang mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Namun, kritik terhadap implementasi program tetap relevan. Isu keracunan pangan, kualitas gizi yang tidak konsisten, serta dugaan penyimpangan manajemen dan korupsi telah menodai reputasi MBG. Meski demikian, hasil survei tidak cukup kuat untuk menjadi dasar penghentian program secara nasional. Tidak ada angka mayoritas yang melebihi 50 persen dalam penilaian terhadap kelanjutan atau penghentian, dan 13,3 persen responden tidak memilih salah satu opsi. Sehingga, menyatakan bahwa publik ingin menghentikan MBG adalah interpretasi yang terlalu menyederhanakan data.
Survei tersebut mengukur persepsi pemilih, bukan dampak langsung terhadap penerima manfaat. Tidak ada data yang menunjukkan penurunan asupan gizi, peningkatan anemia, atau penurunan konsentrasi belajar seiring pelaksanaan MBG. Juga tidak ada pengukuran terhadap penghematan keluarga, peningkatan kualitas gizi, atau efek ekonomi terhadap UMKM. Oleh karena itu, kebijakan harus didasarkan pada evaluasi berbasis data lapangan, bukan sekadar hasil survei yang tidak mencakup populasi penerima secara representatif. MBG perlu diperbaiki, bukan dihentikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya anggaran pemberdayaan untuk penerima bantuan sosial guna kurangi ketergantungan dan tingkatkan kemandirian ekonomi.
25 Oktober 2026

Bandara Baru Sydney Mulai Beroperasi 24 Jam
Bandara Internasional Western Sydney resmi membuka penerbangan penumpang perdana dengan rute ke Gold Coast, menawarkan layanan nonstop 24 jam sehari.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

