Menkeu dan Gubernur BI Bahas Stabilitas Fiskal dan Moneter
Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia bertemu untuk membahas likuiditas, penerbitan surat berharga negara, serta sinergi kebijakan di tengah tekanan ekonomi global.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menggelar pertemuan langsung dengan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti di kantor pusat BI, Jakarta, pada Kamis (24/9/2026). Pertemuan yang berlangsung sejak siang hari berlangsung lebih lama dari jadwal awal, dengan konferensi pers baru digelar pada pukul 17.26 WIB, terlambat 26 menit dari jadwal semula.
Destry menyampaikan bahwa diskusi antara kedua otoritas, yang baru saja dilantik oleh kepala negara, berjalan cukup intens. Meski mengaku sempat tergoda untuk bercanda soal keterlambatan, ia menegaskan bahwa kedua pihak membahas isu-isu strategis yang berdampak langsung terhadap stabilitas perekonomian nasional.
Pembahasan utama meliputi kondisi likuiditas di pasar keuangan, rencana strategis penerbitan surat berharga negara, serta peran Suku Bunga Reservasi Bank Indonesia (SRBI) dalam menstabilkan sistem moneter. Kedua pemimpin menekankan pentingnya koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter dalam menghadapi ketidakpastian global.
Pertemuan ini dipandang sebagai langkah awal dalam memperkuat sinergi antar lembaga otoritas, guna menjaga keseimbangan ekonomi makro dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Keduanya menegaskan bahwa komunikasi rutin akan terus dijaga demi menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.
24 September 2026

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.
24 September 2026

Anggaran 2027 Basarnas Belum Cukup, Kekurangan Rp2,29 Triliun
Basarnas mengalokasikan anggaran Rp1,56 triliun untuk 2027, masih kurang Rp2,29 triliun dari kebutuhan sebenarnya, terutama untuk sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan.
24 September 2026

Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

