Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menteri Nepal Mundur Usai Kontroversi LPG

Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Pasokan Nepal, Gauri Kumari Yadav, mengundurkan diri setelah pernyataan kontroversial soal pasokan LPG yang memicu kritik publik dan tekanan politik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 07.35 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
Menteri Nepal Mundur Usai Kontroversi LPG📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gauri Kumari Yadav, yang baru menjabat sejak April 2026, secara resmi meletakkan jabatannya sebagai Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Pasokan pada Kamis, 10 September 2026. Pengunduran diri ini disampaikan langsung kepada Perdana Menteri Balendra Shah, menyusul gelombang kritik akibat pernyataannya yang tajam terkait keterbatasan pasokan gas cair di dalam negeri.

Pernyataan kontroversial itu dilontarkan dalam forum panel Dewan Perwakilan Rakyat, di mana Yadav menegaskan bahwa pasokan LPG hanya bisa pulih jika tindakan tegas diambil terhadap pelaku industri yang dianggap menyebabkan kelangkaan. Pernyataan tersebut memicu perdebatan luas, terutama di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan energi rumah tangga.

Koordinator komunikasi menteri, Kamal Chaulagain, menyatakan bahwa pengunduran diri didasari alasan pribadi, tanpa merinci lebih lanjut. Namun, keputusan ini dianggap sebagai respons terhadap tekanan yang membesar akibat pernyataan yang dianggap tidak mempertimbangkan dinamika pasar dan kebutuhan publik.

Dalam konteks yang lebih luas, kejadian ini mencerminkan ketegangan antara kebijakan pemerintah dan realitas distribusi energi di wilayah yang mengalami tekanan pasokan. Keputusan mendadak Yadav menegaskan betapa sensitifnya isu energi, terutama LPG, dalam konteks stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya