Minat Ojol Belum Tinggi ke Motor Listrik karena Teknis dan Biaya
Rendahnya minat ojek online beralih ke motor listrik disebabkan tantangan teknis dan pembiayaan yang sulit, meski potensi penghematan harian mencapai Rp20 ribu per kendaraan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 20.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kurangnya antusiasme pengemudi ojek online dalam beralih ke kendaraan listrik dipicu oleh berbagai kendala teknis yang masih dirasakan, termasuk keterbatasan tenaga di lintasan menanjak dan kapasitas baterai yang dinilai belum memadai. Managing Director Industrialization Danantara Indonesia, Ardy Muawin, menyatakan bahwa isu tersebut mulai teratasi oleh inovasi produsen, namun tetap menjadi pertimbangan utama bagi para mitra pengemudi. Ia menekankan bahwa perbaikan teknologi harus sejalan dengan ketersediaan infrastruktur pendukung agar transisi berjalan lancar.
Di sisi lain, akses pembiayaan menjadi hambatan utama. Banyak pengemudi mengalami kesulitan memperoleh kredit karena hasil verifikasi BI Checking atau SLIK OJK yang tidak memenuhi syarat. Padahal, pengemudi dengan kinerja tinggi dan aktif bekerja setiap hari dianggap memiliki risiko kredit yang sangat rendah. Untuk menekan risiko tersebut, Danantara mengusulkan skema cicilan harian dan sistem penonaktifan otomatis kendaraan bila terjadi keterlambatan pembayaran, sehingga menekan potensi gagal bayar dan menurunkan biaya modal.
Suku bunga kredit sepeda motor yang masih tinggi, berkisar antara 30 hingga 40 persen, turut memperparah beban finansial. Hal ini jauh lebih tinggi dibandingkan kredit mobil yang berada di kisaran 12 persen. Peningkatan beban tersebut diperparah oleh kebijakan diler yang cenderung mendorong skema kredit demi mengejar target penjualan. Untuk mengatasi hal ini, Danantara berkolaborasi dengan Himbara guna menyusun model pembiayaan baru yang lebih terjangkau dan ramah pengemudi.
Riset yang dilakukan Danantara menunjukkan bahwa penggunaan motor listrik dapat menghemat biaya harian sebesar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu dibandingkan kendaraan bensin. Jika dihitung dalam periode 25 hari kerja, penghematan mencapai Rp500 ribu per bulan. “Itu jumlah yang sangat signifikan bagi teman-teman pengemudi,” ujar Ardy dalam diskusi di Jakarta Pusat. Dengan penghematan sebesar itu, transisi ke motor listrik dinilai tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi para mitra.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

