Mitra Dapur MBG Soroti Kebijakan Insentif Baru untuk Wilayah 3T
Asosiasi Pangan Gizi Indonesia Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan menyoroti ketidaksesuaian skema insentif SPPG baru yang berdampak pada mitra di wilayah terpencil dengan jumlah penerima manfaat rendah.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Asosiasi Pangan Gizi Indonesia Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (APGI3T) menyampaikan kekecewaan terhadap perubahan skema insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini berubah dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi. Keberatan ini muncul karena skema baru dinilai tidak memperhitungkan perbedaan kapasitas dan jumlah penerima manfaat, terutama di daerah terpencil dan 3T, yang justru menghadapi beban investasi tinggi namun pendapatan insentif yang terbatas.
Kepala Sekretariat Jenderal APGI3T, Gardian Muhammad, menegaskan bahwa dana insentif sebelumnya bukan hanya bentuk imbalan, melainkan bagian dari mekanisme pengembalian modal atas investasi yang ditanggung mitra. Investasi tersebut mencakup pembangunan fasilitas, peralatan dapur, dan sarana pendukung lainnya yang menjadi aset milik mitra, bukan Badan Gizi Nasional (BGN). Dengan jumlah penerima manfaat yang minim—kadang hanya 100 hingga 500 orang—perolehan insentif baru justru tidak sebanding dengan beban modal yang harus dikeluarkan, yang bisa mencapai Rp1 miliar hingga Rp2 miliar per dapur.
Gardian menyampaikan bahwa tanpa penyesuaian skema berdasarkan kapasitas dan jumlah penerima, masa pengembalian modal akan menjadi sangat panjang, bahkan bisa lebih dari satu tahun tanpa kepastian kembali modal. Ia menyoroti ketiadaan perbedaan spesifikasi fasilitas antara SPPG dengan kapasitas 3.000 penerima dan yang hanya melayani di bawah 2.000 orang dalam petunjuk teknis BGN, sehingga menimbulkan ketidakadilan dalam beban dan potensi pendapatan.
APGI3T mendesak BGN untuk menyusun skema insentif khusus bagi SPPG di wilayah 3T dan terpencil, dengan pertimbangan menyeluruh terhadap investasi awal, kapasitas layanan, waktu pengembalian modal, serta keberlanjutan kemitraan. Menurut Gardian, mitra bukan sekadar pelaksana, tetapi juga investor yang menanggung risiko dan menyediakan aset. Kepastian mekanisme pembayaran dan perhitungan insentif dinilai krusial untuk menjamin keberlanjutan program dan menarik partisipasi mitra di masa depan.
Pihak APGI3T berencana bertemu kembali dengan pimpinan DPR RI dan Kepala BGN pada pekan ini guna mencari solusi komprehensif terhadap ketimpangan skema insentif. Mereka berharap kebijakan baru dapat menciptakan kemitraan yang sehat, berkelanjutan, dan adil bagi semua pihak, termasuk penerima manfaat, mitra, dan penyelenggara program.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Aturan Kuota Sisa Diperdebatkan, ATSI Minta Jelas ke Kementerian
Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi (ATSI) meminta klarifikasi lebih lanjut terkait implementasi perlindungan sisa kuota pasca masa berlaku habis, termasuk mekanisme perpanjangan dan refund.
5 Oktober 2026

Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-81 di Cilangkap
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan HUT TNI ke-81 di Mabes TNI Cilangkap, dihadiri tokoh nasional dan pejabat tinggi negara.
5 Oktober 2026

Arrmanatha Nasir Dilantik Jadi Menlu RI, Pernah Bimbing Presiden PBB
Arrmanatha Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri RI dalam reshuffle kabinet, menggantikan Sugiono yang kini menjabat Menko PMK, dengan rekam jejak diplomatik internasional yang telah teruji.
5 Oktober 2026

Ukraina Buka Ruang Diskusi Teknis Trilateral di UEA
Presiden Zelenskyy menyatakan kesiapan Kyiv mengikuti perundingan trilateral teknis yang diusulkan AS, dengan lokasi kemungkinan di Uni Emirat Arab sebelum akhir Oktober.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Mobil Hybrid di Indonesia Per Oktober 2026 Terkini
Senin, 5 Oktober 2026, 15.37 WITA

Lima PO Bus Paling Banyak Melanggar, Ini Jenis Pelanggarannya
Senin, 5 Oktober 2026, 15.37 WITA

AI Picu Kekacauan Pemilu di Asia Tenggara, Peringatan dari Pakar
Senin, 5 Oktober 2026, 15.30 WITA

China Tutup 670 Bank, Fokus Perkuat Sistem Keuangan
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

Harga BBM Subsidi Tetap, Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

26 Negara Bagian Gugat Trump Soal Penurunan Standar Kendaraan
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

KKP Amankan Kapal Ikan Diduga Terkait Penganiayaan Awak Kapal
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

Kapal Ikan KM Maulana 23 Diamankan KKP Usai Video Kekerasan Viral
Senin, 5 Oktober 2026, 15.28 WITA

