Mitsubishi Fokus ke Australia, Lewati Pasar ASEAN
Mitsubishi menunda ekspansi di Asia Tenggara dan mengalihkan fokus ke Australia serta AS lewat peluncuran mobil listrik baru, sambil menyesuaikan strategi akibat penurunan penjualan di kawasan awal.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 21.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Mitsubishi Motors secara strategis mengubah arah bisnis dengan mengurangi ketergantungan pada pasar Asia Tenggara dan memperkuat posisi di Australia serta Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah kinerja penjualan di wilayah ASEAN mengalami penurunan signifikan, dipengaruhi oleh inflasi tinggi, kenaikan suku bunga, serta persaingan ketat dari mobil listrik murah asal Tiongkok. Sebagai respons, perusahaan memilih tidak meluncurkan varian terbarunya di Indonesia, melainkan memprioritaskan pasar Australia dan Selandia Baru.
Produk unggulan yang dirilis secara eksklusif di dua negara tersebut adalah Mitsubishi ASX VR-e, kendaraan listrik berbasis teknologi baru yang diproduksi oleh Foxtron Vehicle Technologies, anak usaha Foxconn dari Taiwan. Kemitraan ini merupakan langkah inovatif pertama kali bagi Foxconn dalam memproduksi kendaraan untuk merek otomotif Jepang secara OEM. Alasan pemilihan mitra produksi ini adalah untuk mengurangi beban operasional, mengingat Mitsubishi memutuskan menghentikan pengembangan mobil listrik secara mandiri demi efisiensi biaya.
Fokus bisnis kini dialihkan ke segmen kendaraan plug-in hybrid yang lebih stabil, sementara varian listrik akan dipenuhi melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Hal ini menjadi indikasi bahwa rencana strategis sebelumnya yang berfokus kuat pada ASEAN tidak lagi efektif. Pada kuartal terakhir, penjualan di kawasan tersebut turun 7 persen, jauh dari proyeksi pertumbuhan 10 persen, yang turut menyebabkan penurunan total penjualan global sebesar 8 persen, mencapai 179 ribu unit.
Untuk memperbaiki kinerja, Mitsubishi menetapkan Amerika Serikat dan Australia sebagai pasar utama pemulihan. Karena tidak memiliki pabrik produksi di Amerika Utara, perusahaan menjalin kerja sama dengan Nissan dan Honda untuk menyediakan lini produk listrik. Mulai paruh kedua 2026, kendaraan listrik berbasis Nissan Leaf akan dikirimkan, sementara mobil pikap dari pabrik Nissan di Mississippi dijadwalkan hadir pada 2029 untuk menghindari tarif impor. Dengan strategi baru ini, Mitsubishi menargetkan penjualan global mencapai 850 ribu unit pada tahun fiskal 2026, dengan Amerika Utara menjadi sumber pendapatan utama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

