Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mobil Listrik Baic T1 Siap Diproduksi Lokal Mulai 2027

Baic T1 akan dirakit di Indonesia pada Desember 2026–Januari 2027, dengan target TKDN 40 persen dan potensi penurunan harga di bawah Rp350 juta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 01.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Mobil Listrik Baic T1 Siap Diproduksi Lokal Mulai 2027
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Produsen mobil listrik Baic melalui JIO Distribusi Indonesia mengonfirmasi rencana perakitan model T1 secara lokal mulai Desember 2026 hingga Januari 2027. Sebelum proses produksi dalam negeri dimulai, tahap awal penjualan akan menggunakan unit impor dari China. Jumlah unit yang telah dikirim mencapai 120 unit, dengan potensi penambahan hingga sekitar 220 unit sebelum produksi lokal resmi dimulai.

Perakitan T1 akan dilakukan di fasilitas rekanan, Handal Indonesia Motor (HIM), sesuai dengan pola produksi model-model Baic lainnya. Target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada tahap awal ditetapkan sebesar 40 persen. Rencananya, angka tersebut akan ditingkatkan menjadi 60 persen melalui investasi baru sebesar Rp65 miliar untuk membangun fasilitas perakitan baterai dalam negeri.

Peningkatan TKDN diharapkan mampu memicu pembebasan pajak lux, termasuk bea masuk dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), yang berpotensi menurunkan harga jual. Meski belum menentukan angka pasti, pihak perusahaan menyebut harapan harga T1 setelah produksi lokal bisa berada di bawah Rp350 juta. Sebelumnya, harga promosi untuk 1.000 konsumen pertama di GIIAS 2026 dipatok Rp373 juta, lebih rendah dari harga retail resmi Rp393 juta.

Respons terhadap T1 selama pameran GIIAS 2026 dinilai positif, dengan lebih dari 200 konsumen melakukan uji coba dan 139 surat pemesanan kendaraan (SPK) terkumpul dari total 407 SPK yang diterima. Pengiriman perdana telah dimulai setelah pameran, dengan 16 unit sudah didistribusikan secara wholesale ke dealer, sesuai data Gaikindo.

Meski menegaskan potensi harga lebih terjangkau, perusahaan belum mengungkapkan rencana kompensasi bagi konsumen yang telah membeli T1 sebelum perakitan lokal dimulai. Namun, pihak perusahaan tetap optimistis bahwa kehadiran produksi lokal akan memperkuat daya saing produk dan mendorong penetrasi pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya