Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mobil Mewah Terobos CFD Sudirman, Gubernur Langsung Koordinasi

Sejumlah mobil mewah berpelat ZZ diduga melintas di kawasan Car Free Day Sudirman, menyulut sorotan publik dan respons cepat dari pemerintah DKI.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 21.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Mobil Mewah Terobos CFD Sudirman, Gubernur Langsung Koordinasi
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah video yang beredar luas menampilkan rombongan mobil mewah melintas di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman pada Minggu (23/8) sekitar pukul 9.15 WIB, sebelum waktu penutupan pukul 10.00 WIB. Kegiatan yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki dan pengguna sepeda itu terganggu oleh kehadiran kendaraan bermotor, termasuk Toyota Fortuner dan Toyota Alphard, yang bergerak beriringan di jalur yang biasanya ditutup untuk kendaraan pribadi.

Kemunculan kendaraan mewah tersebut langsung memicu reaksi dari publik, terutama karena pelat nomor yang digunakan berakhiran 'ZZ', yang umumnya dikaitkan dengan kendaraan milik pejabat tinggi. Meski belum ada identifikasi pasti terhadap pemilik kendaraan, dugaan kuat muncul bahwa rombongan tersebut melanggar aturan penggunaan ruang publik yang telah ditetapkan untuk kegiatan non-kendaraan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa kejadian ini telah menjadi perhatian langsung. Ia mengungkapkan bahwa telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan sejak hari sebelumnya, menegaskan bahwa kehadiran kendaraan pribadi di area CFD tidak diperbolehkan. Ia juga memastikan bahwa barrier yang menutup akses kendaraan dibuka secara sengaja oleh pihak tertentu, meskipun lokasi tersebut dijaga oleh Satpol PP dan kepolisian.

Menurut Pramono, terdapat lima kendaraan yang melintas, salah satunya dilaporkan menggunakan lampu strobo, menambah kecurigaan atas status dan tujuan rombongan. Ia menyatakan bahwa pihaknya sedang mendalami identitas kendaraan dan pengguna, termasuk menegur petugas Satpol PP yang gagal mencegah pelanggaran. Proses pemeriksaan masih berlangsung, dengan fokus pada penelusuran data pelat nomor berakhiran ZZ untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya