Motor Listrik Nasional Wajib Penuhi Empat Syarat Utama
Program Motor Listrik Nasional (Molinas) menetapkan empat kriteria wajib agar produk bisa bersandi nasional, termasuk TKDN di atas 60 persen dan penggunaan baterai nikel.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 22.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 9x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menetapkan empat persyaratan ketat bagi motor listrik yang ingin masuk kategori Motor Listrik Nasional (Molinas). Syarat pertama adalah tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 60 persen, mencakup komponen kunci seperti powertrain, rangka, serta bagian plastik dan bodi. Persyaratan kedua menekankan bahwa desain dan proses rekayasa harus dikembangkan secara lokal, bukan direplikasi dari produk asing.
Ketiga, motor yang masuk Molinas harus menggunakan baterai berbasis nikel, sebagai bagian dari upaya mendukung hilirisasi sumber daya mineral nasional. Keempat, harga jual harus tetap terjangkau sesuai dengan daya beli pasar domestik. Tujuan utama dari kebijakan ini bukan sekadar memperbanyak produksi, melainkan membangun kapasitas teknologi, desain, manufaktur, serta rantai pasok dalam negeri secara berkelanjutan.
Peluang pasar bagi motor listrik sangat besar. Hingga Desember 2025, populasi kendaraan roda dua konvensional mencapai 145,25 juta unit, sementara motor listrik baru menempati 229.554 unit. Berdasarkan proyeksi Kemenko Perekonomian, permintaan motor listrik diperkirakan mencapai 1,5 juta unit pada 2028, jauh melampaui target produksi Molinas yang hanya 100 ribu unit per tahun. Dua merek dalam negeri, Alva dan Gesits, saat ini menjadi pelaksana utama program ini.
Skema pembiayaan untuk kedua merek tersebut sedang dalam tahap finalisasi guna menekan harga jual sebelum peluncuran komersial. Program ini diharapkan menghemat subsidi bahan bakar minyak hingga Rp82,2 triliun dari 2027 hingga 2037, dengan asumsi 11 juta unit beroperasi pada 2037. Secara ekonomi, ekosistem Molinas diperkirakan menciptakan nilai tambah hingga Rp150 triliun hingga 2031 dan menyerap sekitar 215 ribu lapangan kerja di berbagai sektor industri. Selain itu, neraca perdagangan diproyeksikan membaik melalui pengurangan impor minyak senilai Rp45 triliun.
Peresmian program Molinas dilakukan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Bekasi, pada 13 Agustus 2026. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi energi nasional melalui inovasi lokal, dengan menyebutkan bahwa peluncuran ini dimulai dengan semangat dan kepercayaan pada kemampuan industri dalam negeri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

