Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Modal Turki

MSCI mempertimbangkan penurunan kelas pasar saham Turki dari emerging market ke frontier market, menyusul kekhawatiran soal transparansi dan praktik perdagangan terkoordinasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 21.10 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 159x dibuka
MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Modal Turki📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - MSCI kembali menegaskan bahwa pasar modal Turki berpotensi mengalami penurunan status ke kategori pasar perbatasan (frontier market) jika tidak menunjukkan kemajuan signifikan dalam reformasi struktural hingga pertengahan 2027. Keputusan ini muncul sebagai respons atas ketidakpastian dalam pengukuran free-float saham dan dugaan praktik perdagangan yang terkoordinasi di sejumlah emiten.

Pihak MSCI menyatakan bahwa evaluasi terhadap Turki masih berlangsung, dengan mempertimbangkan kebutuhan waktu tambahan untuk menilai sejauh mana reformasi pasar telah dilakukan. Sebelumnya, MSCI menangguhkan perubahan indeks untuk Turki guna memberikan kesempatan lebih lanjut bagi otoritas setempat menyelesaikan isu krusial.

Dalam pernyataannya, MSCI menekankan pentingnya penegakan hukum yang kredibel terhadap praktik perdagangan yang tidak sehat serta transparansi pengungkapan data free-float yang dapat diverifikasi secara independen. Keterbukaan ini menjadi syarat utama agar investor institusional dapat mempercayai integritas pasar.

Langkah ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh MSCI terhadap pasar berkembang. Sebelum Turki, pasar modal Indonesia juga sempat menghadapi ancaman penurunan kelas, yang menunjukkan bahwa standar global terhadap kualitas pasar tidak hanya terbatas pada satu negara. Kepastian reformasi menjadi kunci untuk mempertahankan posisi emerging market.

MSCI menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil setelah evaluasi menyeluruh hingga Juni 2027. Jika tidak ada perbaikan yang cukup, konsultasi lanjutan akan dilakukan untuk menentukan apakah status Turki perlu diturunkan. Kondisi ini menjadi peringatan bagi pemerintah Turki untuk segera mengambil langkah konkret demi memperkuat kepercayaan pasar global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya