MSM Perkuat Swasembada Gula dengan Teknologi Terkini
PT Muria Sumba Manis berkomitmen jadikan Sumba timur pusat produksi tebu terbaik nasional melalui investasi besar dan teknologi modern.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Muria Sumba Manis (MSM) memperkuat posisinya sebagai pelaku agribisnis unggulan di Nusa Tenggara Timur dengan menargetkan menjadi penghasil tebu terbaik di Indonesia. Dengan lokasi strategis di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, perusahaan yang berada di bawah naungan Grup Djarum ini memanfaatkan potensi sinar matahari melimpah dan infrastruktur yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas tebu. Tujuan utamanya adalah mendukung swasembada gula nasional melalui produksi yang lebih manis dan efisien dibandingkan daerah lain.
Investasi senilai Rp9,2 triliun telah ditanamkan sejak didirikan tahun 2014, dengan luasan lahan mencapai 20 ribu hektare berdasarkan hak guna pakai selama 30 tahun. Sejak mulai beroperasi pada 2018, MSM membangun pabrik pengolahan gula modern pertama di NTT yang terintegrasi sepenuhnya dengan perkebunan tebu miliknya. Kapasitas produksi pabrik mencapai 12.000 tons cane per day (TCD), dilengkapi teknologi kontrol otomatis penuh dan unit dekolorisasi untuk menghasilkan gula kristal putih dan rafinasi berkualitas tinggi, siap untuk pasar industri B2B.
Pada masa panen yang berlangsung empat bulan—dari pertengahan Juli hingga pertengahan Oktober—pabrik mampu menghasilkan hingga 1.200 ton gula setiap hari. Selain gula, produk sampingan seperti molase dan ampas tebu (bagasse) juga diproduksi dengan kualitas unggul, mendukung efisiensi energi dan diversifikasi produk. Hingga saat ini, luasan tanam mencapai sekitar 5.000 hektare atau 26 persen dari target akhir, dengan rencana penambahan 1.000 hektare per tahun hingga 2031, mencapai total 10 ribu hektare.
MSM juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi lokal dengan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Sumba Timur. Dalam perjalanannya, perusahaan terus mendorong inovasi berkelanjutan melalui peningkatan teknologi dan riset, menjadikan MSM sebagai pelaku industri yang selangkah lebih maju dibanding tren umum. Komitmen ini sejalan dengan visi Wawasan Indonesia 2045, menegaskan peran strategis dalam mempercepat kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Xiaomi meluncurkan SUV Skynomad di China dengan teknologi extended-range electric vehicle, menawarkan jangkauan hingga 1.705 km dan berbagai fitur eksklusif untuk segmen keluarga premium.
8 September 2026

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Startup asal Amerika Serikat berencana meluncurkan wahana antariksa ke Alpha Centauri pada 2029, meski perjalanan akan memakan waktu 80 ribu tahun, dengan tujuan menginspirasi generasi mendatang.
8 September 2026

Penguatan Pengawasan MBG Lewat Standar Operasional dan Teknologi
Badan Gizi Nasional memperkuat tata kelola Makan Bergizi Gratis dengan aturan jam kerja ketat, sistem pengawasan digital, dan label batas waktu konsumsi untuk jaminan keselamatan pangan.
8 September 2026

Galaxy S26 FE Unggulkan Kamera Premium dan AI Modern
Samsung meluncurkan Galaxy S26 FE dengan peningkatan kamera dan fitur AI canggih yang mengadopsi teknologi flagship untuk pengalaman konten kreator yang lebih stabil dan cerdas.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


