Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

MSM Perkuat Swasembada Gula dengan Teknologi Terkini

PT Muria Sumba Manis berkomitmen jadikan Sumba timur pusat produksi tebu terbaik nasional melalui investasi besar dan teknologi modern.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
MSM Perkuat Swasembada Gula dengan Teknologi Terkini
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - PT Muria Sumba Manis (MSM) memperkuat posisinya sebagai pelaku agribisnis unggulan di Nusa Tenggara Timur dengan menargetkan menjadi penghasil tebu terbaik di Indonesia. Dengan lokasi strategis di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, perusahaan yang berada di bawah naungan Grup Djarum ini memanfaatkan potensi sinar matahari melimpah dan infrastruktur yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas tebu. Tujuan utamanya adalah mendukung swasembada gula nasional melalui produksi yang lebih manis dan efisien dibandingkan daerah lain.

Investasi senilai Rp9,2 triliun telah ditanamkan sejak didirikan tahun 2014, dengan luasan lahan mencapai 20 ribu hektare berdasarkan hak guna pakai selama 30 tahun. Sejak mulai beroperasi pada 2018, MSM membangun pabrik pengolahan gula modern pertama di NTT yang terintegrasi sepenuhnya dengan perkebunan tebu miliknya. Kapasitas produksi pabrik mencapai 12.000 tons cane per day (TCD), dilengkapi teknologi kontrol otomatis penuh dan unit dekolorisasi untuk menghasilkan gula kristal putih dan rafinasi berkualitas tinggi, siap untuk pasar industri B2B.

Pada masa panen yang berlangsung empat bulan—dari pertengahan Juli hingga pertengahan Oktober—pabrik mampu menghasilkan hingga 1.200 ton gula setiap hari. Selain gula, produk sampingan seperti molase dan ampas tebu (bagasse) juga diproduksi dengan kualitas unggul, mendukung efisiensi energi dan diversifikasi produk. Hingga saat ini, luasan tanam mencapai sekitar 5.000 hektare atau 26 persen dari target akhir, dengan rencana penambahan 1.000 hektare per tahun hingga 2031, mencapai total 10 ribu hektare.

MSM juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi lokal dengan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Sumba Timur. Dalam perjalanannya, perusahaan terus mendorong inovasi berkelanjutan melalui peningkatan teknologi dan riset, menjadikan MSM sebagai pelaku industri yang selangkah lebih maju dibanding tren umum. Komitmen ini sejalan dengan visi Wawasan Indonesia 2045, menegaskan peran strategis dalam mempercepat kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya