Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Muda Berkarya, Tua Bahagia: Gerakan Nasional Dorong Persiapan Pensiun Sejak Dini

TASPEN gelar kick off Bulan Dana Pensiun 2026 dengan serangkaian kegiatan edukatif di tiga kota, mengajak masyarakat mulai mempersiapkan dana pensiun sejak awal bekerja.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 22.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Muda Berkarya, Tua Bahagia: Gerakan Nasional Dorong Persiapan Pensiun Sejak Dini
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - TASPEN (Persero) secara resmi meluncurkan Bulan Dana Pensiun 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Kegiatan yang dimulai pada 6 September 2026 di Jakarta ini dihadiri oleh para menteri serta perwakilan regulator dan lembaga keuangan, menunjukkan komitmen bersama untuk memperluas cakupan perlindungan pensiun di seluruh lapisan masyarakat.

Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli menyampaikan bahwa dengan jumlah angkatan kerja mencapai 155 juta jiwa, termasuk ASN, diperlukan upaya sistematis untuk menumbuhkan kesadaran akan kesiapan pensiun. Ia menekankan pentingnya menjadikan masa tua sebagai masa yang tenang dan terlindungi, bukan beban finansial. “Kita ingin generasi muda produktif, berkarya, dan pada akhirnya bisa menikmati masa tua dengan bahagia dan aman secara ekonomi,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Menteri PANRB Rini Widyantini, yang menyambut baik tema “Muda Berkarya, Tua Bahagia” sebagai pesan sederhana namun berdampak besar. Ia menekankan bahwa kesiapan dana pensiun harus dimulai saat masih aktif bekerja, bukan menunggu masa pensiun tiba. “Pengetahuan dan pengalaman bekerja selama puluhan tahun harus dimanfaatkan untuk membangun masa depan yang lebih sejahtera bagi keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Kepala OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan bahwa literasi dana pensiun di Indonesia masih rendah, dengan tingkat kepesertaan baru mencapai 22%. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara regulator, perusahaan, asosiasi, dan masyarakat untuk memperluas akses dan pemahaman. Selama bulan ini, lebih dari seribu kegiatan akan diselenggarakan secara serentak di berbagai kota, termasuk Jakarta, Semarang, dan Bandung, melalui pendekatan edukatif, interaktif, dan inspiratif.

Taspen sebagai pelaksana program menegaskan bahwa ini adalah inisiatif kolaboratif pertama yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPPK, DPLK, BPJS Ketenagakerjaan, dan Asabri. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap pekerja, baik ASN maupun pekerja mandiri, memiliki akses ke program pensiun yang memadai. “Komitmen kami adalah membangun kesadaran dini dan memastikan ASN serta masyarakat luas siap secara finansial saat memasuki masa pensiun,” pungkas Direktur Operasional TASPEN Tribuna Phitera Djaja.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya