Norwegia Pertimbangkan Larangan Kacamata Pintar Berkamera
Pemerintah Norwegia menyusun aturan ketat terhadap kacamata pintar berbasis kamera, menyusul kekhawatiran privasi dan potensi penyalahgunaan untuk rekaman tanpa izin.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.47 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 36x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Norwegia kini mempertimbangkan larangan penggunaan kacamata pintar yang dilengkapi kamera dan konektivitas internet, menyusul munculnya ancaman terhadap privasi publik. Langkah ini diambil sebagai respons atas peningkatan penggunaan perangkat semacam Meta dan Snap yang dianggap rawan digunakan untuk merekam orang tanpa persetujuan, termasuk konten seksual. Menteri Digitalisasi Norwegia, Karianne Tung, menyatakan kekhawatiran mendalam terhadap tren penggabungan teknologi AI, kamera, dan mikrofon dalam perangkat sehari-hari seperti kacamata, headphone, dan aksesori lainnya.
Tung menekankan adanya risiko tinggi jika perangkat tersebut dilengkapi teknologi pengenalan wajah, yang dapat digunakan untuk melacak individu secara diam-diam di ruang publik. Ia menyoroti potensi penyalahgunaan dalam konteks pengawasan massal dan pelanggaran hak privasi, terutama dalam lingkungan yang tidak terlindungi secara hukum. Oleh karena itu, pemerintah berencana membentuk tim ahli untuk menilai dampak teknologi dan merekomendasikan peraturan perlindungan privasi yang lebih ketat.
Di tingkat internasional, reaksi serupa muncul di berbagai negara. Di Jerman, kelompok nirlaba HateAid telah mengajukan pengaduan pidana terhadap Meta dan produsen kacamata lainnya, menuntut pelarangan penjualan kacamata pintar berbasis AI, termasuk model Ray-Ban Meta Wayfarer. Mereka menyatakan perangkat tersebut melanggar regulasi perlindungan data, layanan digital, dan undang-undang telekomunikasi. Beberapa restoran dan ruang publik di Eropa bahkan sudah melarang penggunaan perangkat semacam itu, sementara di Amerika Serikat, penggunaannya dilarang di pengadilan.
Meski belum ada negara yang secara resmi melarang total kacamata pintar, sejumlah wilayah telah membatasi penggunaannya dalam kondisi tertentu, termasuk menetapkan area yang diperbolehkan atau dilarang. Istilah “kacamata mesum” mulai populer di kalangan kritikus karena potensi penyalahgunaan yang mengancam privasi. Pemerintah Norwegia menegaskan bahwa tindakan preventif diperlukan untuk mencegah eksploitasi teknologi di ruang umum, sekaligus menjaga keseimbangan antara inovasi dan hak dasar warga.
Komentar Pembaca (2)
- AUArifin umar4 Sep 2026, 15.14 WITA
baiklah bagus beritanya
↩ Balas
- AUArifin umar4 Sep 2026, 15.14 WITA
baiklah bagus beritanya
↩ Balas
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


