Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

OJK Evaluasi Usulan Lembaga Rating Nasional

OJK menyambut baik usulan pembentukan lembaga rating pasar modal sendiri, menegaskan kesiapan melakukan kajian mendalam terhadap masukan dari DPR RI.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
OJK Evaluasi Usulan Lembaga Rating Nasional📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kesiapan untuk meninjau lebih lanjut usulan pembentukan lembaga penilaian kredit nasional sebagai respons terhadap dinamika pengaruh indeks global terhadap pasar modal Indonesia. Pernyataan ini disampaikan menyusul perhatian yang diberikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, terhadap kemandirian penilaian pasar dalam negeri. OJK menegaskan bahwa semua masukan dari lembaga legislatif akan dipertimbangkan secara objektif dan profesional.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK menegaskan bahwa kolaborasi dengan DPR RI selama ini berjalan secara positif dan konstruktif. Ia menekankan bahwa dukungan politik dan kebijakan yang sinergis menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat struktur pasar modal nasional. “Kami membuka ruang bagi semua masukan yang bertujuan memperbaiki ekosistem pasar modal,” ujar dia dalam pertemuan di gedung Bursa Efek Indonesia.

Usulan pembentukan lembaga rating sendiri dinilai sebagai bentuk upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap penilaian asing, terutama dalam konteks indeks global seperti MSCI yang memengaruhi arus modal asing. OJK menegaskan bahwa evaluasi terhadap usulan tersebut akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mempertimbangkan kapasitas teknis, independensi, serta keberlanjutan operasional lembaga baru tersebut. Proses ini akan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk regulator, pelaku pasar, dan akademisi.

Pihak OJK menegaskan bahwa tujuan utama dari segala kebijakan adalah memperkuat stabilitas, transparansi, dan daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor domestik maupun global. Dengan membangun sistem penilaian yang lebih representatif terhadap kondisi ekonomi lokal, diharapkan kepercayaan pasar dapat meningkat secara berkelanjutan, meskipun tetap menjaga konsistensi dengan standar internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya