OJK Naikkan Anggaran 2027 Jadi Rp10,58 Triliun untuk Dukung BMKS
Revisi anggaran OJK 2027 meningkat dari Rp10,24 triliun menjadi Rp10,58 triliun untuk menopang pembentukan dan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 15.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengalihkan alokasi anggaran tahun 2027 menjadi Rp10,58 triliun, meningkat sebesar Rp340,20 miliar dibandingkan rancangan awal yang disetujui pada Juni 2026. Revisi ini dilakukan sebagai respons terhadap mandat baru yang diberikan oleh Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), khususnya terkait pembentukan dan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).
Peningkatan anggaran tersebut dibagi menjadi dua porsi utama. Sebesar Rp197,51 miliar dialokasikan untuk mendukung pembentukan dan operasionalisasi Bidang Pengawasan BMKS, mencakup kebutuhan SDM, penguatan infrastruktur teknologi informasi, pengembangan aplikasi digital, serta proses perizinan dan pengawasan. Sementara itu, Rp142,69 miliar digunakan untuk memperkuat fungsi inti OJK, termasuk infrastruktur logistik, peningkatan sistem TI, dan program literasi serta inklusi keuangan.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa revisi ini diperlukan karena anggaran awal belum mempertimbangkan beban baru dari kehadiran Kepala Eksekutif Pengawas BMKS dan struktur organisasi pendukung yang harus dibentuk. Proses penataan internal telah dimulai, termasuk pemindahan fungsi Audit Internal, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Kualitas ke dalam Bidang Kebijakan Strategis untuk memperkuat koordinasi dan efisiensi.
Meski pengeluaran naik, proyeksi penerimaan OJK pada 2027 tetap dipertahankan sebesar Rp13,89 triliun, terdiri dari penerimaan tahun berjalan Rp9,22 triliun dan akumulasi saldo sebelumnya Rp4,67 triliun. Dengan penyesuaian anggaran, saldo yang diperkirakan dibawa ke tahun berikutnya turun menjadi Rp3,30 triliun, lebih rendah Rp340,20 miliar dibandingkan proyeksi sebelumnya.
Peningkatan anggaran ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan transformasi sektor keuangan yang lebih inklusif dan berbasis digital, sekaligus memastikan OJK mampu menjalankan mandat baru secara efektif. Seluruh persiapan struktur, regulasi, dan teknologi telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasional BMKS dalam kerangka regulasi yang komprehensif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Aparatur Sipil Negara yang belum lunasi pajak kendaraan bermotor bakal menghadapi pemotongan Tunjangan Perbaikan Posisi (TPP) sebagai bentuk teguran dan penguatan kepatuhan fiskal.
9 September 2026

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA


