OJK Siapkan Struktur Bursa Mineral Setelah Perpres Turun
OJK menunggu Perpres dari Presiden Prabowo untuk tetapkan komoditas strategis, sambil siapkan struktur pengelolaan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis secara matang.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 23.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait daftar komoditas yang akan masuk dalam Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS). Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penetapan komoditas kunci tersebut akan diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres), sebagai dasar hukum utama sebelum pelaksanaan lebih lanjut.
Penyusunan aturan pendukung akan dilakukan oleh OJK dalam bentuk Peraturan OJK (POJK) setelah Perpres diterbitkan. Dokumen ini akan mengatur tata kelola operasional BMKS, termasuk mekanisme transisi pengawasan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK. Proses ini menjadi bagian dari reformasi sistem pengawasan pasar berjangka di sektor komoditas strategis.
Sejalan dengan persiapan hukum, OJK telah menempatkan sejumlah tokoh kunci dalam struktur satuan kerja (satker) BMKS. Posisi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS sudah diisi oleh Sarjito, sementara jabatan Deputi Komisioner dan Kepala Departemen telah dipenuhi oleh calon-calon yang telah dipilih. Friderica menyatakan seluruh posisi strategis telah diisi, sehingga BMKS siap beroperasi secara efektif segera setelah arahan presiden turun.
Dengan struktur yang sudah tersusun, OJK menegaskan kesiapan penuh dalam menjalankan peran sebagai otoritas pengawas baru di sektor bursa komoditas strategis. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, stabilitas pasar, serta daya saing komoditas Indonesia di tingkat global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

