Ony Suprihartono Resmi Menjabat Komisaris Tugu Pratama
Ony Suprihartono secara resmi menjabat sebagai komisaris PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk setelah lulus uji kelayakan OJK pada 8 September 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.34 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ony Suprihartono secara resmi mengemban jabatan sebagai komisaris PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk mulai 8 September 2026, setelah memenuhi persyaratan uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keputusan ini berdasarkan hasil penilaian yang telah disahkan, menandai kelanjutan proses tata kelola perusahaan yang transparan dan sesuai regulasi.
Penunjukan ini sejalan dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 29 April 2026, di mana Ony dipilih sebagai komisaris baru. Proses tersebut telah melalui mekanisme formal dan telah dikomunikasikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perubahan struktur komisaris tidak berdampak pada operasional, keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan. Perseroan menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemantapan tata kelola perusahaan tanpa mengganggu stabilitas kegiatan bisnis.
Saham Tugu Pratama (TUGU) mencatat kenaikan sebesar 5,9% pada hari ini, ditutup di level Rp1.435 per lembar saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp5,1 triliun. Pergerakan ini menunjukkan respons positif pasar terhadap stabilitas struktur kepemimpinan perusahaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


