Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Operasi Darat Jadi Prioritas Tangani Karhutla di Gambut

Pemerintah menekankan operasi darat sebagai strategi utama penanganan kebakaran hutan dan lahan di lahan gambut, khususnya di Kalimantan Barat, dengan pendekatan pemetaan titik panas dan penempatan personel secara tepat sasaran.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 11.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Operasi Darat Jadi Prioritas Tangani Karhutla di Gambut
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah memperkuat pendekatan darat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah gambut, terutama di Kalimantan Barat, sebagai langkah strategis untuk menekan laju penyebaran api. Menteri Kehutanan menegaskan bahwa pasukan darat menjadi andalan utama, mengingat efektivitasnya dalam memadamkan api secara langsung di lapangan dibandingkan hanya mengandalkan alat udara. Pendekatan ini dijalankan secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan ketersediaan sumber daya.

Dalam proses penanganan, pemerintah memanfaatkan peluang awan hujan yang diperkirakan muncul antara 4 hingga 8 September di wilayah Kalimantan Barat. Upaya modifikasi cuaca akan dilakukan secara optimal untuk mempercepat turunnya hujan, terutama di area yang belum terdampak kebakaran, guna menjaga ketersediaan air tanah dan mencegah kebakaran meluas. Setiap potensi awan yang dapat dimanfaatkan akan segera dimanfaatkan untuk mendukung upaya pembasahan wilayah rawan.

Pemetaan titik panas menjadi dasar utama dalam penempatan sumber daya manusia dan peralatan. Di wilayah Ketapang dan Kubu Raya, misalnya, penilaian berbasis data hotspot dilakukan secara mendalam untuk menentukan jumlah personel dan alat yang dibutuhkan. Pendekatan ini memungkinkan penyaluran sumber daya secara tepat, menghindari pemborosan dan mempercepat respons di titik-titik kritis.

Kegiatan penanganan juga dilakukan secara sinergis dengan operasi udara sebagai pendukung. Namun, fokus utama tetap berada pada operasi darat, yang dianggap lebih efektif dalam menangani api yang merambat di tanah gambut yang sulit dipadamkan dengan metode konvensional. Koordinasi antarinstansi, termasuk BNPB, terus diperkuat untuk memastikan keterpaduan dan efisiensi dalam penanganan darurat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya