Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pabrik Baru KT&G di Pasuruan Beroperasi Penuh, Dorong Ekspor ke 90 Negara

Pabrik KT&G di Pasuruan kini beroperasi penuh dengan kapasitas produksi mencapai 35 miliar batang rokok per tahun, mendukung ekspor ke lebih dari 90 negara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 15.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Pabrik Baru KT&G di Pasuruan Beroperasi Penuh, Dorong Ekspor ke 90 Negara📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pabrik kedua KT&G di Pasuruan, Jawa Timur, resmi beroperasi penuh setelah sebelumnya melalui tahap pengujian dan pengembangan. Fasilitas seluas 190 ribu meter persegi ini dilengkapi sembilan lini produksi dan menjadi pusat manufaktur utama perusahaan di luar Korea Selatan. Dengan kapasitas produksi mencapai 35 miliar batang rokok per tahun, fasilitas ini memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor strategis bagi KT&G secara global.

Operasional penuh pabrik ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam memperluas kapasitas produksi dan memperkuat jaringan distribusi internasional. Produk yang dihasilkan dari Pasuruan kini telah menjangkau pasar di Asia Pasifik, Afrika, Timur Tengah, hingga India, menunjukkan perluasan jangkauan ekspor yang signifikan. Perusahaan menegaskan bahwa Pasuruan kini bukan hanya lokasi produksi, tetapi juga pusat logistik dan ekstraksi bagi operasi global KT&G.

Dalam pernyataannya, Presiden KT&G Bang Kyung-man menekankan pentingnya kemitraan dengan masyarakat lokal dan pemerintah daerah. Ia menyatakan bahwa investasi ini ditujukan untuk menciptakan lapangan kerja serta mendorong transfer teknologi. "Kami ingin tumbuh bersama Pasuruan, bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai mitra yang berkelanjutan dalam pembangunan ekonomi daerah," ujarnya. Pihak perusahaan juga menyebutkan bahwa sekitar 1.200 karyawan kini bekerja di tiga fasilitas produksi di Indonesia, dengan sekitar 500 di antaranya berada di pabrik baru.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut positif kehadiran fasilitas produksi tersebut, menilainya sebagai kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Sekretaris Daerah Adhy Karyono menekankan pentingnya kesempatan kerja bagi generasi muda Pasuruan dan sekitarnya, serta potensi pengembangan kompetensi melalui pelatihan dan pengetahuan teknis yang dibawa oleh perusahaan asing. Ia menilai investasi ini sebagai bentuk kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Pembangunan pabrik tersebut dilakukan dengan investasi sekitar US$650 juta atau setara Rp8,1 triliun, dengan nilai tukar pada akhir Agustus. Selain memberikan dampak langsung melalui penyerapan tenaga kerja, keberadaan fasilitas baru diperkirakan menciptakan lebih dari 3.500 lapangan kerja tidak langsung. Dengan demikian, ekspansi KT&G di Pasuruan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus memperkokoh hubungan ekonomi bilateral antara kedua negara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya