Pariwisata RI Tumbuh Stabil di Dua Tahun Prabowo-Gibran
Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, terukur dari kunjungan wisatawan, devisa, dan kontribusi terhadap PDB.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 21.14 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia dalam periode dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatatkan pencapaian yang konsisten. Data terbaru menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang tahun 2025 mencapai 15,39 juta kunjungan, mengalami kenaikan 10,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 1,2 miliar perjalanan selama tahun yang sama. Pada periode Januari hingga Agustus 2026, jumlah wisman telah mencapai 10,58 juta, tumbuh 5,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara wisnus mencapai 842,15 juta perjalanan, naik 4,29 persen.
Kontribusi ekonomi dari sektor pariwisata juga terus meningkat. Pada tahun 2025, devisa pariwisata berhasil menembus angka US$18,27 miliar atau setara Rp305,47 triliun, naik 9,41 persen dari tahun sebelumnya. Pada semester pertama 2026, devisa mencapai US$8,43 miliar (sekitar Rp140,95 triliun), tumbuh 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka-angka ini menunjukkan kestabilan dan pertumbuhan berkelanjutan dalam penerimaan devisa dari sektor wisata.
Lebih dari sekadar jumlah kunjungan, pemerintah menekankan pentingnya dampak ekonomi langsung yang dirasakan masyarakat dan daerah. Menurut Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, keberhasilan sektor ini diukur tidak hanya dari volume wisatawan, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang mereka tinggalkan—mulai dari peningkatan pendapatan pelaku usaha, penyerapan tenaga kerja, hingga pemerataan pembangunan di wilayah terpencil. Peningkatan kualitas infrastruktur, promosi global, serta penguatan destinasi berkelanjutan menjadi fokus utama dalam strategi pengembangan pariwisata nasional.
Pada tahun 2025, sektor pariwisata turut menyumbang 4,78 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), setara dengan nilai Rp1.138,90 triliun. Angka ini menunjukkan peran strategis pariwisata sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga momentum ini dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan kualitas layanan bagi wisatawan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

