Pelat ZZ di Jakarta: Tanda Kendaraan Dinas Pejabat, Bukan Keistimewaan Pribadi
Pelat nomor berakhiran ZZ merupakan identitas kendaraan dinas instansi pemerintah, TNI, dan Polri, bukan hak istimewa pribadi, meski sempat memicu kontroversi saat melintas di area Car Free Day.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 20.38 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kendaraan dengan pelat nomor berakhir ZZ kembali menjadi perbincangan publik setelah sejumlah mobil mewah melintas di kawasan Car Free Day Sudirman, Jakarta, pada Minggu (23/8). Peristiwa itu mencatatkan pelanggaran aturan karena area tersebut ditutup untuk kendaraan pribadi selama jam aktivitas masyarakat. Meski demikian, pelat dengan kode ZZ bukanlah simbol kekebalan hukum, melainkan bagian dari sistem pengelolaan kendaraan dinas resmi.
Kode ZZ merupakan pengganti dari RF yang sebelumnya digunakan untuk kendaraan rahasia instansi. Setiap kombinasi huruf setelah ZZ menunjukkan tingkat jabatan dan instansi pemilik kendaraan. Misalnya, ZZH untuk pejabat eselon II di kementerian, ZZS untuk eselon I atau direktur jenderal, ZZP untuk pejabat kepolisian, serta ZZD, ZZL, dan ZZU untuk pejabat tingkat atas TNI dari tiga angkatan. Kode ini dirancang untuk memudahkan identifikasi dan pengawasan penggunaan kendaraan dinas.
Meski memiliki status khusus, kendaraan dengan pelat ZZ tetap wajib mematuhi peraturan lalu lintas. Mereka tidak memiliki kekebalan dari aturan ganjil-genap atau larangan masuk area CFD. Kecuali dalam kondisi pengawalan resmi, kendaraan tersebut tetap berada di bawah aturan umum. Penggunaan pelat ini juga dibatasi: satu pejabat hanya diperbolehkan memiliki satu kendaraan dengan kode ZZ, dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan telah memerintahkan pendalaman terhadap kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa hanya kendaraan dinas resmi yang boleh melintas di area CFD, dan tidak ada pengecualian bagi kendaraan pribadi. Lima kendaraan, termasuk yang dilengkapi lampu strobo, diketahui melintas sebelum pukul 10.00 WIB, saat aktivitas CFD masih berlangsung. Penyelidikan sedang berjalan untuk mengungkap identitas pemilik dan alasan melintas di area yang seharusnya tertutup bagi kendaraan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

