Pembiayaan Pinjol Capai Rp105,63 Triliun, Risiko Macet Terjaga di 4,32%
Pembiayaan pinjaman daring tumbuh 24,76% tahunan hingga Juli 2026, mencapai Rp105,63 triliun, dengan tingkat kredit macet terkendali di 4,32%.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pembiayaan melalui platform digital atau pinjol mencatat pertumbuhan signifikan pada Juli 2026, dengan nilai outstanding mencapai Rp105,63 triliun, meningkat 24,76% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menjadi indikator kuat dari ekspansi sektor pembiayaan daring yang terus berkembang di tengah perluasan akses keuangan digital di masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan menilai pertumbuhan tersebut berjalan secara sehat, didukung oleh pengawasan yang ketat terhadap pelaku industri.
Secara agregat, tingkat risiko kredit macet atau TWP90 pada industri pinjol tetap terkendali pada level 4,32%, menunjukkan kinerja manajemen risiko yang stabil meskipun volume pembiayaan meningkat pesat. Hal ini ditegaskan oleh kepala eksekutif pengawas lembaga pembiayaan dan jasa keuangan lainnya, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan sistem keuangan. Pertumbuhan yang terkendali ini dianggap menjadi bukti efektivitas kebijakan pengawasan yang diterapkan OJK.
Sebanyak 7 dari 94 penyelenggara pinjol belum memenuhi persyaratan modal minimum sebesar Rp12,5 miliar, namun seluruh entitas tersebut telah menyampaikan rencana aksi (action plan) kepada OJK untuk memenuhi kewajiban tersebut. Proses pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar permodalan, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan. OJK menegaskan bahwa keterlambatan pemenuhan modal tidak serta-merta mengancam sistem, asalkan ada komitmen dan langkah konkret dari pelaku usaha.
Dalam periode Agustus 2026, OJK juga menegakkan kepatuhan dengan menjatuhkan sanksi administratif terhadap 34 penyelenggara pinjol. Sanksi diberikan berdasarkan pelanggaran terhadap peraturan OJK yang berlaku maupun hasil pemeriksaan lapangan dan pengawasan berkelanjutan. Langkah ini menunjukkan komitmen otoritas dalam menegakkan integritas industri dan mencegah praktik yang merugikan konsumen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


