Pemenuhan Spesialis Kesehatan Harus Sesuai Kebutuhan Daerah
Pemerintah mendorong pendidikan dokter spesialis berbasis kebutuhan rumah sakit dan masyarakat, bukan kesiapan universitas, untuk memperkuat layanan kesehatan di seluruh Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan jumlah dokter spesialis harus didorong oleh kebutuhan nyata di lapangan, bukan sekadar kesiapan institusi pendidikan membuka program studi. Hal ini disampaikan dalam peluncuran seleksi program studi baru sebagai penyelenggara utama pendidikan dokter spesialis (PPDS) dan penyerahan peserta batch IV ke rumah sakit pendidikan. Menurut pejabat tinggi pemerintah, pelayanan kesehatan yang berkualitas harus berorientasi pada permintaan masyarakat, bukan pada kapasitas penyelenggaraan.
Pendekatan berbasis permintaan ini menjadi fondasi utama transformasi pelayanan publik yang sedang dijalankan secara bertahap. Dalam praktiknya, jumlah dan jenis spesialis yang dibutuhkan ditentukan oleh kebutuhan rumah sakit rujukan dan wilayah yang masih minim tenaga medis. Ini menandai pergeseran dari model supply-driven ke demand-driven, di mana ketersediaan tenaga profesional disesuaikan dengan realitas kesehatan di lapangan.
Sebanyak 25 program studi PPDS baru telah disetujui untuk beroperasi, mencakup spesialisasi kunci seperti kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi. Program ini melibatkan berbagai rumah sakit pendidikan, termasuk institusi swasta, militer, dan keagamaan, yang menunjukkan keterlibatan lintas sektor dalam upaya memperluas akses terhadap tenaga kesehatan spesialis. Penyerahan 54 peserta didik dari batch keenam ke rumah sakit pendidikan menjadi bukti implementasi konkret dari kebijakan ini.
Pemerintah menekankan bahwa perbaikan pelayanan publik adalah proses berkelanjutan yang tidak bisa dicapai dalam satu langkah. Transformasi ini membutuhkan komitmen berkelanjutan dari semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga institusi pendidikan tinggi. Dengan pendekatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, diharapkan distribusi dokter spesialis dapat lebih merata, terutama di daerah terpencil dan tertinggal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Periklindo Dorong Insentif Hybrid untuk Dukung Transisi Energi
Periklindo mendukung pemberian insentif nonfiskal bagi mobil hybrid sebagai bagian dari upaya percepatan transisi energi nasional dan pengurangan emisi.
26 Oktober 2026

Badai Musim Gugur Hantam Eropa, Listrik Padam dan Transportasi Terhenti
Badai Boelo dan Austen melanda Eropa utara dalam 24 jam, menyebabkan kematian, pemadaman listrik massal, dan gangguan transportasi di Inggris, Prancis, Jerman, serta wilayah Belanda dan Belgia.
26 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Cukup hingga Juli-Agustus 2027
Pemerintah memastikan ketersediaan beras aman hingga 10 bulan ke depan, dengan total pasokan mencapai 25 juta ton tanpa impor selama dua tahun terakhir.
26 Oktober 2026

Protes Massal di Praha Tuntut Perlindungan Independensi Media
Ribuan warga turun ke jalan Praha menolak RUU perombakan pendanaan media publik yang dinilai mengancam kemerdekaan jurnalisme dan memperbesar pengaruh politik.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Suporter Muda Tewas Usai Menonton Laga di Pakansari
Senin, 26 Oktober 2026, 17.54 WITA

Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald Dihentikan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Lurah Diminta Jadi Penggerak Komunikasi Publik Berkualitas
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Kompol Aditia Mulya Tutup Usia Setelah 7 Tahun Koma Akibat Pengeroyokan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Pembuktian Kasus Don Ritto dan Nurman
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Samsat Ciledug Blokir McLaren Usai Salah Tagih Pajak ke Mekanik
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

700 Ribu Badan Usaha Diblokir Gara-Gara Tak Laporkan Pemilik Manfaat
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

Susu dan Jerawat: Fakta Ilmiah di Balik Mitos Minum Susu
Senin, 26 Oktober 2026, 17.51 WITA

