Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Lelang 14 Wilayah Kerja Panas Bumi untuk Capai 732 MW

Pemerintah resmi membuka lelang 14 wilayah kerja panas bumi dengan target kapasitas 732 megawatt untuk percepatan transisi energi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 18.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemerintah Lelang 14 Wilayah Kerja Panas Bumi untuk Capai 732 MW
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan pembukaan lelang 14 wilayah kerja panas bumi (WKP) yang tersebar di berbagai provinsi, dengan total kapasitas target mencapai 732 megawatt. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran listrik nasional. Pembukaan lelang ini dilakukan sebagai respons atas arahan Menteri ESDM untuk mempercepat dan menyederhanakan proses perizinan, guna memacu minat investor dalam sektor panas bumi.

Target kapasitas 732 MW tersebut merupakan komponen penting dari rencana tambahan kapasitas panas bumi sebesar 5,2 gigawatt yang tercantum dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Dengan memperluas akses investasi melalui mekanisme lelang terbuka, pemerintah berharap dapat menekan biaya pengembangan dan meningkatkan margin keuntungan bagi pelaku usaha, sehingga menjamin daya saing yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

Hingga semester pertama 2026, kontribusi panas bumi terhadap bauran energi nasional masih tercatat di angka 1,84 persen. Sementara itu, total kapasitas terpasang energi baru terbarukan secara keseluruhan telah mencapai 16,32 gigawatt, namun pertumbuhan investasi masih dinilai belum sesuai dengan target jangka panjang. Dengan lelang serentak ini, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan dalam porsi panas bumi dalam mix energi nasional, yang saat ini baru mencapai 17,3 persen.

Dari 14 lokasi yang dilelang, sejumlah wilayah menunjukkan potensi cadangan tinggi, seperti WKP Gunung Iyang Argopuro di Jawa Timur dengan cadangan 185 megawatt dan WKP Lainea di Sulawesi Tenggara yang memiliki cadangan 68 megawatt. Beberapa lokasi juga telah menetapkan jadwal commissioning (COD) mulai 2032 hingga 2033, menunjukkan komitmen jangka panjang dalam pengembangan infrastruktur energi berkelanjutan.

Pemerintah optimistis lelang ini mendorong keterlibatan investor nasional maupun global, sekaligus mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) serta pemanfaatan langsung panas bumi untuk kebutuhan masyarakat sekitar. Upaya ini sejalan dengan visi transformasi energi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi bagi Indonesia di kancah regional dan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya