Pemerintah Lelang 14 Wilayah Kerja Panas Bumi untuk Capai 732 MW
Pemerintah resmi membuka lelang 14 wilayah kerja panas bumi dengan target kapasitas 732 megawatt untuk percepatan transisi energi nasional.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 18.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan pembukaan lelang 14 wilayah kerja panas bumi (WKP) yang tersebar di berbagai provinsi, dengan total kapasitas target mencapai 732 megawatt. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran listrik nasional. Pembukaan lelang ini dilakukan sebagai respons atas arahan Menteri ESDM untuk mempercepat dan menyederhanakan proses perizinan, guna memacu minat investor dalam sektor panas bumi.
Target kapasitas 732 MW tersebut merupakan komponen penting dari rencana tambahan kapasitas panas bumi sebesar 5,2 gigawatt yang tercantum dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Dengan memperluas akses investasi melalui mekanisme lelang terbuka, pemerintah berharap dapat menekan biaya pengembangan dan meningkatkan margin keuntungan bagi pelaku usaha, sehingga menjamin daya saing yang lebih tinggi dalam jangka panjang.
Hingga semester pertama 2026, kontribusi panas bumi terhadap bauran energi nasional masih tercatat di angka 1,84 persen. Sementara itu, total kapasitas terpasang energi baru terbarukan secara keseluruhan telah mencapai 16,32 gigawatt, namun pertumbuhan investasi masih dinilai belum sesuai dengan target jangka panjang. Dengan lelang serentak ini, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan dalam porsi panas bumi dalam mix energi nasional, yang saat ini baru mencapai 17,3 persen.
Dari 14 lokasi yang dilelang, sejumlah wilayah menunjukkan potensi cadangan tinggi, seperti WKP Gunung Iyang Argopuro di Jawa Timur dengan cadangan 185 megawatt dan WKP Lainea di Sulawesi Tenggara yang memiliki cadangan 68 megawatt. Beberapa lokasi juga telah menetapkan jadwal commissioning (COD) mulai 2032 hingga 2033, menunjukkan komitmen jangka panjang dalam pengembangan infrastruktur energi berkelanjutan.
Pemerintah optimistis lelang ini mendorong keterlibatan investor nasional maupun global, sekaligus mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) serta pemanfaatan langsung panas bumi untuk kebutuhan masyarakat sekitar. Upaya ini sejalan dengan visi transformasi energi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi bagi Indonesia di kancah regional dan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Topan Champi Rusak Infrastruktur Taiwan, Ratusan Terluka dan Ribuan Dievakuasi
Topan Champi melanda Taipei pada malam Jumat (23/10/2026), menyebabkan satu korban tewas, lebih dari 500 luka, ribuan warga dievakuasi, dan listrik padam untuk lebih dari 77 ribu rumah.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Dandong, China, melalui jembatan baru di Sungai Yalu, menandai pertemuan diplomatik penting menjelang peringatan perang Korea.
25 Oktober 2026

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Jasa Marga kembali lakukan pemeliharaan rutin jalan tol secara terjadwal untuk jaga keandalan infrastruktur dan minimalkan gangguan perjalanan pengguna.
25 Oktober 2026

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Pemkab Klaten dorong santri jadi agen perubahan melalui pendidikan dan kerukunan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

