Pemerintah Muna Barat Perkuat Pengawasan BBM Subsidi Sesuai Aturan
Bupati Muna Barat tegaskan komitmen kawal distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan sesuai regulasi, dengan evaluasi berkala dan kajian penambahan subpenyalur untuk wilayah kepulauan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 07.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memastikan distribusi bahan bakar minyak bersubsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Bupati La Ode Darwin menekankan bahwa peran pemerintah daerah adalah memastikan penyaluran BBM subsidi tidak menyimpang dari aturan, demi menjaga keuangan negara dan memastikan manfaat dirasakan oleh masyarakat yang berhak. Ia menekankan bahwa penggunaan BBM seperti Pertalite merupakan pengeluaran dari dana masyarakat, sehingga penyalahgunaan atau ketidaksesuaian penyaluran dapat berdampak serius terhadap keuangan negara.
Dalam kunjungan kerja bersama Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman, dan perwakilan Pertamina Patra Niaga, Darwin memimpin sidak langsung ke salah satu SPBU di wilayah Kambara. Kegiatan ini bertujuan memantau langsung proses pengisian BBM subsidi, kondisi antrean, serta memperoleh masukan langsung dari masyarakat pengguna. Ia menyoroti pentingnya ketaatan masyarakat dalam membawa dokumen pendukung, termasuk barcode, sebagai syarat pembelian.
Berdasarkan laporan dan pemantauan lapangan, terdapat keluhan terus-menerus dari sektor pertanian dan perikanan terkait keterbatasan akses terhadap BBM subsidi, terutama untuk nelayan di wilayah kepulauan. Keterlambatan distribusi dan jarak tempuh yang jauh menyebabkan disparitas harga dan kesulitan operasional. Menanggapi hal itu, pemerintah daerah menyatakan akan segera melakukan kajian mendalam terkait kebutuhan dan menyiapkan rencana penambahan subpenyalur BBM sesuai arahan BPH Migas.
Pemerintah Muna Barat juga menyatakan akan melakukan evaluasi rutin terhadap distribusi BBM bersubsidi guna memastikan penyaluran sesuai dengan kebutuhan aktual masyarakat. Langkah ini akan dilakukan melalui pemetaan kebutuhan di tingkat desa dan kelurahan, serta koordinasi intensif dengan Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Pertamina Patra Niaga. Tujuannya adalah menjamin ketersediaan dan kecepatan distribusi, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Pemerintah daerah juga mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat terhadap keluhan masyarakat, termasuk langkah progresif dalam mengatasi antrean dan ketidaksesuaian alokasi. Dengan pendekatan kolaboratif dan peningkatan pengawasan, diharapkan distribusi BBM bersubsidi di Muna Barat menjadi lebih transparan, efisien, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


