Pemerintah Perkuat Akses Modal dan Pasar bagi Desa Melalui KDKMP
Pemerintah siapkan akses permodalan murah dan mekanisme pembelian siaga melalui Koperasi Desa Merah Putih untuk tingkatkan ketahanan ekonomi pedesaan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kini memperluas peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai jaringan ekonomi desa yang tidak hanya menyalurkan barang kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi sarana permodalan bagi masyarakat pedesaan. Menteri Koordinator Bidang Pangan menyatakan bahwa akses ke dana pinjaman dengan bunga rendah menjadi prioritas, terutama untuk menekan beban keuangan yang saat ini masih tinggi di wilayah desa.
Banyak masyarakat desa masih menghadapi biaya pinjaman mencapai satu persen per hari, setara 26 hingga 28 persen per tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan bunga di kawasan perkotaan yang berkisar 9 persen. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah akan memperluas jaringan agen perbankan seperti BRILink dan BNI Agen 46 ke desa-desa terpencil, dengan target bunga pinjaman sekitar 8 persen per tahun. Langkah ini diharapkan mampu menyeimbangkan akses keuangan antara kota dan desa.
Selain permodalan, KDKMP juga dibekali fungsi offtaker atau pembeli siaga terhadap hasil pertanian dan perikanan. Dalam kondisi harga komoditas turun, seperti gabah yang anjlok hingga Rp5.000 per kilogram, pemerintah menetapkan harga acuan Rp6.500 per kilogram. Pada situasi tersebut, KDKMP akan membeli hasil produksi petani, sehingga memastikan tidak ada kerugian ekonomi akibat fluktuasi harga pasar.
Kebijakan serupa juga diterapkan bagi nelayan. Pemerintah akan membangun fasilitas pendukung di kawasan pemukiman nelayan, seperti balai lelang, cold storage, mesin pendingin, pabrik es, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Dengan fasilitas ini, nelayan dapat menyimpan hasil tangkapan saat harga ikan rendah, lalu menjualnya kembali saat harga membaik, sehingga posisi tawar mereka meningkat.
Tujuan utama dari integrasi ini adalah menciptakan sistem perlindungan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat desa, sekaligus memastikan produksi lokal memiliki pasar yang stabil. Dengan permodalan murah dan mekanisme pembelian siaga, KDKMP diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa yang terintegrasi dan mandiri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


