Pemerintah Perkuat Ekosistem Wisata Kebugaran Nasional
Kementerian Pariwisata memetakan potensi dan ekosistem wisata kebugaran untuk tingkatkan kualitas layanan pariwisata secara berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pariwisata kini tengah menyusun peta potensi wisata kebugaran di seluruh wilayah Indonesia sebagai langkah strategis dalam memperkuat daya saing sektor pariwisata. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi alam, budaya, dan tradisi lokal yang dapat dijadikan dasar pengembangan layanan kebugaran yang autentik dan berkelanjutan. Dalam rapat koordinasi di Jakarta, pejabat kementerian menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam membangun ekosistem tersebut.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Industri dan Investasi menyampaikan bahwa wisata kebugaran bukan sekadar layanan relaksasi, melainkan pengalaman yang memberi manfaat mendalam bagi wisatawan. Ia menekankan bahwa saat wisatawan kembali ke tanah air, mereka seharusnya merasa lebih seimbang secara fisik dan mental setelah menjalani terapi atau merasakan alam Indonesia. Pengalaman seperti ini menjadi nilai tambah yang dapat membedakan destinasi Indonesia dari negara lain.
Untuk mewujudkan visi tersebut, kementerian menggandeng berbagai lembaga dan asosiasi terkait, termasuk Kementerian Kesehatan, dinas pariwisata daerah, serta organisasi profesi seperti ASPI, PRASTIKA, PPPKI, dan BSWA. Kolaborasi ini bertujuan memastikan standar kualitas, keamanan, dan keberlanjutan layanan. Selain itu, pemerintah sedang menyusun katalog usaha kebugaran nasional yang akan terintegrasi ke dalam sistem data Indonesia Travel, sehingga memudahkan akses informasi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pengembangan wisata kebugaran juga akan melibatkan pelaku usaha perhotelan, agen perjalanan, dan penyelenggara pameran, agar ekosistem berjalan dari hulu hingga hilir. Dengan memanfaatkan kekayaan alam dan tradisi lokal, seperti terapi air panas, pengobatan tradisional, dan ritus spiritual di berbagai daerah, Indonesia dapat menciptakan produk wisata kebugaran yang unik dan berbeda. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi pariwisata yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


