Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Pertimbangkan Insentif Pajak untuk Produsen Film Lokal

Menteri Keuangan menyatakan sedang mempertimbangkan insentif perpajakan bagi produsen film dalam negeri demi kesetaraan dengan film impor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemerintah Pertimbangkan Insentif Pajak untuk Produsen Film Lokal📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang meninjau usulan insentif perpajakan khusus untuk industri film dalam negeri. Usulan ini muncul dari pertemuan dengan sejumlah pelaku industri, termasuk perwakilan asosiasi produsen dan pengusaha bioskop, yang menekankan perlunya perlakuan fiskal yang seimbang antara film lokal dan impor.

Dalam pertemuan yang digelar di Jakarta, para pengusaha menekankan pentingnya dukungan kebijakan fiskal guna mendorong produktivitas dan daya saing film nasional. Mereka berharap adanya insentif yang dapat mengurangi beban pajak bagi produsen film yang menjangkau pasar dalam negeri melalui bioskop.

Purbaya menegaskan bahwa usulan tersebut masih dalam tahap diskusi dan belum menemui keputusan final. Namun, ia menyatakan komitmen untuk mempertimbangkan secara serius, dengan rencana memberikan respons dalam waktu dekat. “Saya akan mempertimbangkan, dan dalam waktu dekat mereka akan mendengar kabar dari saya,” ujarnya.

Dukungan fiskal diharapkan mampu memperkuat industri kreatif yang dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah ekonomi. Dengan perlakuan pajak yang lebih adil, diharapkan produksi film lokal dapat tumbuh secara berkelanjutan dan mampu bersaing secara global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya