Pemerintah Siap Terapkan Bansos Langsung Berbasis Biometrik
Pemerintah akan mengubah skema bantuan sosial dengan memberikan transfer tunai langsung kepada penerima yang diverifikasi melalui sistem biometrik dan teknologi digital mulai awal 2027.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.31 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah berencana merevolusi sistem bantuan sosial dengan mengalihkan fokus dari subsidi produk ke distribusi langsung berupa transfer tunai kepada masyarakat yang memenuhi kriteria. Rencana ini disampaikan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam kesempatan peresmian fasilitas produksi di Subang, Jawa Barat, pada Kamis (3/9/2026). Ia menegaskan bahwa pendekatan baru ini bertujuan meningkatkan akurasi dan efisiensi penyaluran bantuan kepada kelompok sasaran.
Dalam proses transformasi ini, pemerintah akan mendorong seluruh warga yang berhak untuk mendaftar secara aktif melalui sistem digital. Luhut menekankan pentingnya partisipasi warga dalam registrasi guna memastikan keakuratan data. “Saya minta juga untuk meregister, mendaftar untuk yang pengen dapat bansos,” ujarnya, menekankan bahwa pendaftaran menjadi prasyarat untuk mendapatkan manfaat.
Skema baru ini diharapkan dapat menjangkau puluhan hingga ratusan juta penduduk yang teridentifikasi sebagai penerima bantuan sesuai kriteria. Pemerintah akan melakukan uji coba pada awal tahun depan sebagai langkah awal implementasi. Tujuan utamanya adalah meminimalkan penyaluran yang tidak tepat sasaran dan mempercepat proses distribusi melalui sistem digital yang transparan.
Penggunaan teknologi canggih seperti pengenalan wajah dan data biometrik akan menjadi fondasi utama dalam pendataan nasional. Dengan sistem tersebut, proses verifikasi identitas dapat dilakukan secara otomatis dan akurat, mengurangi ketergantungan pada interaksi manual yang rentan terhadap kebocoran dan penyalahgunaan. Luhut menegaskan bahwa penerapan kecerdasan buatan dan teknologi pemerintahan digital akan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem bantuan sosial yang lebih adil dan efisien.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

