Pemerintah Tuntaskan Utang BLBI Rp218,3 Triliun
Pelunasan kewajiban obligasi BLBI sebesar Rp218,3 triliun secara penuh dilakukan pada 24 Agustus 2026, menandai penutupan sejarah krisis ekonomi 1997–1998.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 17.48 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah secara resmi menyelesaikan kewajiban keuangan terhadap Bank Indonesia terkait obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dengan pembayaran terakhir sebesar Rp218,3 triliun. Penyelesaian ini dilakukan pada 24 Agustus 2026, menggunakan sumber Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari surplus operasional BI yang disetorkan ke kas negara. Langkah ini menandai penutupan tuntas atas utang yang muncul sebagai respons terhadap krisis ekonomi tahun 1997–1998.
Dalam laporan yang disampaikan di Istana Merdeka, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa penyelesaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan negara secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pembayaran dilakukan secara bertahap melalui APBN sejak masa krisis, dan kini tuntas dengan pendanaan dari hasil operasional BI yang sesuai peraturan. Proses ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab fiskal yang konsisten dan terukur.
Suahasil menekankan bahwa pelunasan ini bukan hanya soal angka, tetapi juga sebagai pembelajaran penting bagi kebijakan makroekonomi masa depan. Ia menyatakan bahwa penyelesaian utang BLBI menutup lembaran sejarah yang panjang, memberikan kepastian hukum dan keuangan bagi institusi negara. Keberhasilan ini diharapkan menjadi acuan dalam menangani krisis ekonomi dengan pendekatan yang lebih transparan dan akuntabel.
Presiden Prabowo Subianto menyambut baik pelunasan tersebut, menilai bahwa penyelesaian kewajiban jangka panjang membutuhkan komitmen dan konsistensi. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa kebijakan ekonomi masa kini tidak mengulangi kesalahan masa lalu. Dengan selesainya pembayaran, pemerintah kembali menegaskan komitmennya terhadap kemandirian fiskal dan stabilitas sistem keuangan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Akuntansi Pelajari Dunia Pasar Modal Secara Langsung
Kunjungan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa ke kantor MNC Sekuritas di Jakarta bertujuan memperdalam pemahaman tentang industri pasar modal melalui edukasi langsung dan pengalaman lapangan.
22 September 2026

Utang BLBI Rp218,3 Triliun Dibayar Tuntas di Masa Prabowo
Pemerintah menyelesaikan pembayaran utang obligasi BLBI senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia, menandai penutupan sejarah kewajiban akibat krisis 1997–1998.
22 September 2026

Prabowo Panggil Djaka Budi Utama ke Istana, Fokus Bahas Kebijakan Bea Cukai
Presiden Prabowo Subianto memanggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama ke Istana, menandai perhatian khusus terhadap pengelolaan kebijakan cukai dan pungutan negara.
22 September 2026

Pelunasan Utang BLBI ke BI Tidak Hentikan Penagihan Obligor
Pelunasan utang BLBI senilai Rp218,3 triliun ke BI oleh pemerintah tidak menghapus kewajiban para obligor untuk membayar piutang negara yang masih tertunda.
22 September 2026
Berita Lainnya

DPR Sahkan UU Reforma Agraria, Tuntutan Keadilan Tanah Terus Bergulir
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

Penembakan di Sekolah Turki Tewaskan 5 Pelajar
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

Arab Kecam Kunjungan Netanyahu ke Terowongan Al-Aqsa
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

DPR Gelar Uji Kelayakan 25 Calon Duta Besar RI
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Pezeshkian Janjikan Perlawanan Tegas di PBB
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Gus Yaqut Marah di Rapat soal Dugaan Penyelewengan Dana Haji
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Bupati Bolmut Ditetapkan Tersangka Usai OTT KPK
Selasa, 22 September 2026, 17.52 WITA

Abdon Kisamdu Diamankan Saat Akan Beli Senjata Api
Selasa, 22 September 2026, 17.52 WITA

