Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Abdon Kisamdu Diamankan Saat Akan Beli Senjata Api

Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, ditangkap saat sedang melakukan transaksi pembelian senjata api setelah tiga kali melakukan transfer uang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 17.52 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Abdon Kisamdu Diamankan Saat Akan Beli Senjata Api📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pasukan Yon 462 Pasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema, beroperasi di bawah kendali Kogabwilhan III, berhasil menangkap Abdon Kisamdu di Kali Seng, Distrik Yahukimo, Papua Pegunungan. Penangkapan dilakukan saat tersangka sedang dalam proses transaksi pembelian senjata api, yang diduga akan digunakan untuk memperkuat kelompoknya. Penangkapan ini merupakan hasil dari operasi intelijen yang berlangsung intensif dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam pemeriksaan lanjutan, Abdon mengakui telah melakukan tiga kali transfer uang kepada seseorang dengan inisial BA sebagai bagian dari kesepakatan pembelian senjata. Perinciannya, setiap kali transfer dilakukan, jumlah dana disesuaikan dengan tahap proses transaksi, termasuk uang muka dan pembayaran tahap akhir. Ia menyatakan bahwa transaksi tersebut telah disepakati secara eksplisit, dengan rencana pengambilan senjata di Kali Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, membenarkan informasi tersebut dan menekankan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya strategis menekan aktivitas ilegal dan penyebaran senjata di wilayah perbatasan. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan yang mengancam stabilitas keamanan wilayah akan ditindak tegas, termasuk aktivitas perencanaan pembelian senjata yang melibatkan tokoh tingkat komando.

Dengan pengungkapan tiga kali transfer, penangkapan Abdon Kisamdu menjadi bukti nyata bahwa kelompok tersebut telah membangun jaringan finansial dan logistik untuk mendukung operasional militan. Proses hukum terhadap tersangka kini berjalan sesuai prosedur, termasuk penyelidikan lebih lanjut terhadap keterlibatan pihak-pihak lain yang terkait dalam jaringan tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya