Prabowo Panggil Djaka Budi Utama ke Istana, Fokus Bahas Kebijakan Bea Cukai
Presiden Prabowo Subianto memanggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama ke Istana, menandai perhatian khusus terhadap pengelolaan kebijakan cukai dan pungutan negara.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 17.52 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara langsung memanggil Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budi Utama, ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (22/9/2026). Kedatangan pejabat tinggi tersebut menimbulkan spekulasi mengenai agenda rapat yang membahas kebijakan fiskal dan pengelolaan pungutan negara.
Saat tiba di lokasi, Djaka Budi Utama enggan membeberkan isi pertemuan dengan Presiden. Ia hanya menyatakan belum mengetahui secara rinci agenda yang dibahas. “Belum tahu,” ujar dia singkat sebelum masuk ke area istana. Pernyataan ini memperkuat asumsi bahwa pertemuan bersifat strategis dan berskala tinggi.
Sebelum menghadap Presiden, Djaka tidak menyebut adanya pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman. Ia menjawab dengan menggeleng dan menyampaikan permintaan maaf singkat saat ditanya terkait hal tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kunjungannya ke istana dilakukan secara langsung dan tanpa pertemuan pendahuluan terbuka.
Pemanggilan Djaka Budi Utama menjadi sorotan publik mengingat perannya sebagai pemegang kendali atas sistem pengawasan dan pungutan cukai di seluruh wilayah Indonesia. Kehadirannya di istana menandai perhatian Presiden terhadap efektivitas dan akuntabilitas sektor keuangan negara, terutama dalam konteks peningkatan pendapatan daerah dan pencegahan penyelundupan.
Pertemuan ini diperkirakan membahas sejumlah isu krusial, termasuk reformasi sistem cukai, optimalisasi pungutan, serta koordinasi lintas kementerian terkait kebijakan ekonomi makro. Dengan kehadiran langsung dari Presiden, upaya ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap penataan sistem fiskal yang transparan dan efisien.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Akuntansi Pelajari Dunia Pasar Modal Secara Langsung
Kunjungan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa ke kantor MNC Sekuritas di Jakarta bertujuan memperdalam pemahaman tentang industri pasar modal melalui edukasi langsung dan pengalaman lapangan.
22 September 2026

Utang BLBI Rp218,3 Triliun Dibayar Tuntas di Masa Prabowo
Pemerintah menyelesaikan pembayaran utang obligasi BLBI senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia, menandai penutupan sejarah kewajiban akibat krisis 1997–1998.
22 September 2026

Pelunasan Utang BLBI ke BI Tidak Hentikan Penagihan Obligor
Pelunasan utang BLBI senilai Rp218,3 triliun ke BI oleh pemerintah tidak menghapus kewajiban para obligor untuk membayar piutang negara yang masih tertunda.
22 September 2026

Pemerintah Tuntaskan Utang BLBI Rp218,3 Triliun
Pelunasan kewajiban obligasi BLBI sebesar Rp218,3 triliun secara penuh dilakukan pada 24 Agustus 2026, menandai penutupan sejarah krisis ekonomi 1997–1998.
22 September 2026
Berita Lainnya

DPR Sahkan UU Reforma Agraria, Tuntutan Keadilan Tanah Terus Bergulir
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

Penembakan di Sekolah Turki Tewaskan 5 Pelajar
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

Arab Kecam Kunjungan Netanyahu ke Terowongan Al-Aqsa
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

DPR Gelar Uji Kelayakan 25 Calon Duta Besar RI
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Pezeshkian Janjikan Perlawanan Tegas di PBB
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Gus Yaqut Marah di Rapat soal Dugaan Penyelewengan Dana Haji
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Bupati Bolmut Ditetapkan Tersangka Usai OTT KPK
Selasa, 22 September 2026, 17.52 WITA

Abdon Kisamdu Diamankan Saat Akan Beli Senjata Api
Selasa, 22 September 2026, 17.52 WITA

