Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemkot Jakpus Percepat Bedah 94 Rumah Duafa Tahun Depan

Pemkot Jakarta Pusat menargetkan perbaikan 94 rumah untuk warga tidak mampu pada 2026 melalui kerja sama program reguler dan CSR.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 26x dibuka
Pemkot Jakpus Percepat Bedah 94 Rumah Duafa Tahun Depan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Jakarta Pusat menetapkan target perbaikan 94 unit rumah tidak layak huni bagi warga kurang mampu pada tahun 2026. Program bedah rumah ini dijalankan secara bertahap melalui pendekatan reguler serta dukungan dari sektor swasta melalui kebijakan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Target ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas hunian dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.

Penyelenggaraan program dilakukan melalui kolaborasi strategis antara Pemkot Jakpus dengan PT SupraJaya Duaribu Satu dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jakarta Pusat. Dalam periode 2024 hingga 2026, kerja sama tersebut telah berhasil menyelesaikan pembangunan delapan rumah, menandai langkah nyata dalam penerapan pendekatan inklusif dan partisipatif. Program ini tidak hanya fokus pada perbaikan struktur bangunan, tetapi juga menekankan kenyamanan dan keberlanjutan hunian bagi keluarga penerima manfaat.

Wali Kota Jakarta Pusat menekankan pentingnya sinergi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan program. Ia mengajak pelaku usaha dan organisasi sosial lainnya untuk turut berkontribusi, menegaskan bahwa kerja sama lima pilar—pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media—mampu menciptakan dampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam peresmian hasil bedah rumah di Kelurahan Mangga Dua Selatan, ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata efektivitas pendekatan pentahelix.

Empat warga penerima manfaat menerima kunci rumah secara simbolis, termasuk Nandang Suhendar, Adrian Susanto, Tajudin, dan Niyoshi Jin. Nandang, salah satu penerima, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa setelah menunggu hampir satu tahun dan menjalani masa relokasi sementara, kini ia bersama lima anggota keluarga—termasuk istri, anak, cucu, dan menantu—dapat tinggal di rumah dua lantai yang telah direnovasi secara layak dan nyaman.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya