Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemkot Jakpus Perkuat Pencegahan Kebakaran Lewat Pemeriksaan Listrik

Pemkot Jakarta Pusat bersinergi dengan PLN melakukan pemeriksaan instalasi listrik di permukiman padat dan kos-kosan untuk cegah kebakaran selama kemarau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemkot Jakpus Perkuat Pencegahan Kebakaran Lewat Pemeriksaan Listrik
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) memperkuat langkah pencegahan kebakaran dengan melibatkan PT PLN (Persero) dan dinas terkait dalam inspeksi instalasi listrik di wilayah permukiman padat. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya risiko kebakaran akibat kondisi kemarau panjang yang berpotensi memicu korsleting listrik. Wali Kota Jakpus menegaskan bahwa pemeriksaan rutin menjadi kunci utama dalam mitigasi bencana akibat faktor listrik.

Kegiatan pemeriksaan difokuskan pada rumah tinggal padat, terutama kos-kosan yang sering menjadi lokasi kejadian kebakaran. Arifin menyebut banyak ditemukan penggunaan kabel yang tidak sesuai kapasitas daya, termasuk instalasi yang tidak memenuhi standar keselamatan. Hal ini diperparah dengan tingginya penggunaan peralatan listrik di bangunan dengan jumlah penghuni banyak, meningkatkan potensi overloading.

Selain pemeriksaan teknis, Pemkot Jakpus juga menggelar edukasi kepada warga, khususnya pemilik kontrakan dan pengelola kos, untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya listrik yang tidak terkelola dengan baik. Arifin mencontohkan insiden kebakaran di Kebon Kelapa yang awalnya diduga berasal dari kos-kosan, sebagai bukti urgensi tindakan preventif. Upaya ini menjadi bagian dari strategi kesiapsiagaan menyikapi musim kemarau yang berpotensi menimbulkan lonjakan kebakaran.

Pemkot Jakpus juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan penggunaan air secara bijak, mengingat ketersediaan air bersih bisa terganggu selama musim kering. Wali kota menekankan pentingnya menghindari pemborosan air demi menjaga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Kesadaran kolektif dalam pengelolaan sumber daya menjadi kunci utama dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya