Penajaman Program Prioritas KUA-PPAS Perubahan 2026 Diarahkan Eksekutif-Legislatif Konawe Selatan
Eksekutif dan legislatif Konawe Selatan bersinergi menyempurnakan program prioritas dalam KUA-PPAS perubahan 2026 untuk efisiensi anggaran dan kualitas layanan publik.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 22.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemkab Konawe Selatan bersama DPRD kembali memperkuat kerja sama dalam menyusun dokumen KUA-PPAS perubahan tahun anggaran 2026. Fokus utama kini difokuskan pada penajaman prioritas program yang dianggarkan, dengan tujuan memastikan alokasi dana tepat sasaran dan mendorong peningkatan kinerja pelayanan publik. Proses ini dilakukan melalui rapat koordinasi intensif antara eksekutif dan legislatif di tingkat kabupaten.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa setiap program harus memiliki indikator kinerja yang jelas dan dapat diukur. Pemetaan kebutuhan daerah secara mendalam menjadi dasar utama penyusunan anggaran perubahan, termasuk penyesuaian terhadap dinamika kebijakan dan kondisi sosial ekonomi terkini. Hal ini bertujuan menghindari pemborosan anggaran dan memastikan keberlanjutan proyek strategis.
Ketua DPRD Konawe Selatan menegaskan bahwa sinergi antara dewan dan eksekutif harus terus diperkuat agar perencanaan anggaran tidak hanya akuntabel tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam penyusunan dokumen ini, termasuk masukan dari instansi teknis dan masyarakat melalui mekanisme partisipatif.
Proses penajaman program juga mencakup evaluasi terhadap realisasi anggaran tahun sebelumnya, termasuk identifikasi program yang belum terealisasi secara optimal. Hasil evaluasi ini akan menjadi acuan dalam menyesuaikan alokasi anggaran tahun depan agar lebih efektif. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat menciptakan anggaran yang lebih transparan, efisien, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


