Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penembakan di Gerbang Damaskus Tewaskan Warga Palestina di Yerusalem

Seorang warga Palestina tewas akibat tembakan polisi Israel di dekat Gerbang Damaskus, Yerusalem, setelah diduga melakukan upaya penyerangan dengan senjata tajam.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penembakan di Gerbang Damaskus Tewaskan Warga Palestina di Yerusalem
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kematian seorang warga Palestina terjadi pada dini hari Jumat (4/9/2026) di dekat Gerbang Damaskus, salah satu pintu masuk utama ke Kota Tua Yerusalem. Menurut laporan awal, korban mengalami luka kritis akibat tembakan yang diberikan oleh aparat keamanan Israel dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Tindakan tersebut diikuti dengan pemberlakuan pengepungan militer ketat di sekitar area tersebut, membatasi akses warga ke kompleks Masjid Al-Aqsa.

Identitas korban belum dipastikan secara resmi saat laporan ini disusun, namun sumber Israel menyebutkan ia berusia 33 tahun dan merupakan penduduk Yerusalem Timur yang berada di bawah pendudukan. Menurut keterangan dari otoritas keamanan Israel, korban tiba di lokasi dengan sepeda motor sekitar pukul 03.45 pagi. Setelah turun dari kendaraan, ia diduga mencoba menyerang seorang petugas keamanan dengan senjata tajam, sehingga memicu reaksi tembakan.

Petugas keamanan Israel menyatakan bahwa korban melarikan diri sebelum pasukan Polisi Perbatasan tiba di lokasi. Peristiwa ini menjadi bagian dari serangkaian insiden keamanan yang terjadi di wilayah Kota Tua, yang sering kali menjadi titik panas konflik antara warga sipil dan aparat pendudukan.

Penembakan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap eskalasi ketegangan di Yerusalem, terutama menyusul ketatnya pengawasan dan akses ke area sakral. Otoritas Palestina mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan berlebihan yang melanggar hak asasi manusia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya