Penerbangan Denpasar-Dili Dibatalkan Akibat Gangguan Abunya Krakatau
Pembatalan penerbangan Citilink QG500 Denpasar-Dili terjadi karena pesawat tertahan di Soetta akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, menimpa 94 penumpang.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 07.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Penerbangan Citilink QG500 rute Denpasar ke Dili, Timor Leste, dibatalkan secara mendadak setelah pesawat yang seharusnya menerbangkan rute tersebut tidak dapat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Penyebab utamanya adalah sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu operasional penerbangan di sejumlah wilayah, termasuk jalur penerbangan menuju Bali. Sebanyak 94 penumpang yang sebelumnya terjadwal berangkat kini mengalami perubahan jadwal atau pembatalan, menjadi dampak langsung dari kondisi kahar yang tidak dapat dikendalikan.
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Muhamad Novyandri, memastikan bahwa semua data administrasi keimigrasian bagi penumpang terdampak telah diperbarui secara otomatis melalui sistem perlintasan imigrasi. Upaya ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap situasi darurat, guna mencegah adanya ketidaksesuaian data yang dapat berdampak pada status legalitas para penumpang. Hingga saat pelaporan, tidak ditemukan kasus overstay atau pelanggaran administrasi imigrasi akibat pembatalan tersebut.
Operasional pemeriksaan imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap berjalan normal meski sejumlah rute penerbangan terganggu. Novyandri menegaskan bahwa pemeriksaan di terminal kedatangan dan keberangkatan internasional tidak mengalami hambatan signifikan. Pihaknya terus memantau perkembangan penerbangan internasional, termasuk potensi keterlambatan, pengalihan rute, atau pembatalan lainnya, dengan tetap memprioritaskan keamanan dan kepastian hukum bagi seluruh penumpang.
Dalam konteks yang lebih luas, sebaran abu vulkanik juga memengaruhi 41 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Operasional di Bandara Soekarno-Hatta sempat ditutup sementara hingga pukul 17.30 WIB, sementara Bandara Halim Perdanakusuma tutup hingga pukul 18.00 WIB. Salah satu penerbangan internasional dari Amsterdam ke Soekarno-Hatta pun diarahkan ke bandara lain. Data ini masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan operasional dan kebijakan maskapai.
Pihak pengelola bandara dan otoritas penerbangan terus menjalin koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga keselamatan penerbangan dan kualitas layanan. Penumpang yang berencana bepergian melalui rute Jakarta, terutama melalui Soetta atau Halim Perdanakusuma, diminta untuk memeriksa status penerbangan secara berkala melalui saluran resmi maskapai, bukan hanya mengandalkan jadwal awal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


