Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penghasilan Rp1 Miliar Bulanan di 1985, Zulhas Ungkap Perjalanan dari PNS ke Pengusaha Sukses

Mantan PNS yang kini menjabat Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, bercerita soal pencapaian ekonomi setara Rp1 miliar per bulan pada 1985 melalui bisnis yang dibangun setelah meninggalkan karier sebagai abdi negara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penghasilan Rp1 Miliar Bulanan di 1985, Zulhas Ungkap Perjalanan dari PNS ke Pengusaha Sukses
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Zulkifli Hasan, kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan, menceritakan perjalanan transformasi dari pegawai negeri sipil menjadi pengusaha sukses dalam sebuah forum keuangan di Lampung. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 1985, penghasilannya dari bisnis telah mencapai setara Rp1 miliar per bulan jika dilihat dari nilai uang saat ini. Keberhasilan itu diraih setelah ia meninggalkan jabatannya sebagai PNS di Kementerian Pertanian dan memilih berani berbisnis secara mandiri.

Awal perjalanan usahanya dimulai dari kekecewaan saat tidak lolos seleksi masuk fakultas kedokteran setelah lulus SMA. Ia sempat menempuh pendidikan di PGAN Bandar Lampung, namun mengaku kesulitan mengikuti mata pelajaran seperti Bahasa Arab, hingga akhirnya memilih pindah sekolah meski menghadapi penolakan dari ayahnya yang ingin ia menjadi ustaz. Perjalanan akademik yang tak berjalan mulus menjadi titik awal kesadaran akan pentingnya mengejar jalan sendiri.

Keputusan untuk keluar dari status PNS muncul setelah ia menyadari bahwa gaji sebagai abdi negara hanya cukup untuk kebutuhan pokok harian. Kunjungan ke Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, menjadi momen krusial saat ia melihat kemandirian ekonomi yang dimiliki sejumlah pedagang keturunan Tionghoa. Dari sana, ia mulai membaca buku, mengikuti pelatihan, dan memilih fokus pada pemasaran sebagai modal utama membangun bisnis.

Pada 1985, bisnis yang dibangunnya telah merambah pasar internasional, termasuk Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong. Ia menegaskan bahwa dalam tahun tersebut, pendapatannya sudah setara dengan Rp1 miliar per bulan dalam nilai uang saat ini. Bahkan, pada 1986, ia sudah memiliki empat properti. Kekayaan dan kemandirian ekonomi yang diraih menjadi bukti bahwa perubahan karier dari PNS ke pengusaha bisa menjadi pilihan strategis bagi yang berani mengambil risiko.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya