Pengoperasian WPN-5 Tuntaskan Pengembangan Sisi Nubi
Proyek pengembangan lapangan migas Sisi Nubi selesai dengan beroperasinya Platform WPN-5 pada 24 Agustus 2026, meningkatkan kapasitas produksi gas hingga 6,12 juta mmscfd.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Platform WPN-5 resmi mulai beroperasi pada 24 Agustus 2026, menandai penyelesaian fase akhir proyek pengembangan Sisi Nubi Area of Interest (SNB AOI) 1-3-5 oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Sebagai platform keenam dan terakhir dalam rangkaian proyek ini, WPN-5 menjadi simbol komitmen berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur hulu migas di wilayah lepas pantai. Operasionalisasi platform ini dilakukan setelah melalui serangkaian uji coba dan penyesuaian teknis guna memastikan stabilitas produksi.
Produksi awal dari sumur NB-501, yang menjadi fokus utama setelah onstream, mencapai 6,12 juta standar kaki kubik gas per hari (mmscfd). Capaian ini diraih melalui proses ramp up bertahap yang telah dilakukan sejak awal operasi, menunjukkan efisiensi dan kesiapan teknis sistem produksi. Sebelumnya, lima platform lainnya—WPS-4, WPS-5, WPN-7, WPN-6, dan WPN-8—telah dioperasikan secara bertahap sejak Desember 2025 hingga Juli 2026, membentuk fondasi operasional yang kokoh untuk proyek skala besar ini.
Kepemimpinan PHM menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung pasokan energi nasional. Dengan dukungan dari PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), keberhasilan pengembangan Sisi Nubi menjadi bukti komitmen terhadap visi perusahaan dalam menyediakan energi berkelanjutan dan andal bagi Indonesia. Proyek ini juga menunjukkan sinergi antara unit operasional dan strategi perusahaan di level holding.
Kini, PHM fokus pada pengembangan sumur berikutnya, NB-502, yang sedang menjalani tahap intervensi sumur. Tim teknis sedang melakukan pemasangan sand screen untuk menekan risiko masuknya pasir dari formasi, menjaga integritas dan keandalan sistem produksi jangka panjang. Setelah proses ini selesai, sumur akan memasuki tahap Put on Production (POP) dengan kapasitas yang disesuaikan dengan batas operasional mekanis, memastikan produksi tetap optimal dan aman.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Pemerintah pusat siapkan skema pinjaman infrastruktur melalui PT SMI, dengan pembayaran dilakukan dari dana bagi hasil yang diterima daerah.
8 September 2026

SMGR Perkuat Ekspansi Pasar Lewat Proyek Strategis dan Reformasi Bisnis
Laba bersih Semen Indonesia tumbuh 445% pada semester pertama 2026, didorong proyek pemerintah, penataan anak usaha, dan pemulihan merek Kujang.
8 September 2026

Jepang Dorong Investasi di Kawasan Rebana, Fokus pada Ekonomi Hijau dan Infrastruktur
Pemerintah bersama JICA gelar seminar untuk memperkuat kemitraan publik-swasta dan menarik investasi di Kawasan Rebana, Jawa Barat, dengan fokus pada industri hijau dan pengembangan infrastruktur strategis.
8 September 2026

Lelang Aset Cuci Uang Rp42 Triliun, Perhiasan dan Tas Mewah Dibuka ke Publik
Ratusan barang mewah hasil sitaan kasus pencucian uang senilai Rp42 triliun di Singapura dilelang secara daring, dengan target pendapatan Rp40,4–54,3 miliar.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


