Peningkatan NTP dan NTN Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Petani-Nelayan
Nilai Tukar Petani naik dari 116 ke 131, sementara Nilai Tukar Nelayan capai 103, seiring upaya pemerintah tingkatkan kesejahteraan melalui harga komoditas, pembangunan KNMP, dan penguatan koperasi desa.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 15.34 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah mencatat kemajuan signifikan dalam kesejahteraan petani dan nelayan dengan kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) dari 116 menjadi 131 dalam dua tahun terakhir. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan harga gabah di tingkat petani hingga Rp6.500 per kilogram dan jagung sebesar Rp5.500 per kilogram, serta percepatan distribusi pupuk bersubsidi. Menteri Koordinator Bidang Pangan menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional harus berdampak langsung kepada pelaku utama di sektor pertanian dan perikanan, yang selama ini sering kali terlewat dalam rantai ekonomi pangan.
Upaya pemerintah tak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada peningkatan daya beli dan akses ekonomi masyarakat pesisir. Target Nilai Tukar Nelayan (NTN) dinaikkan dari 103 ke 120, sejalan dengan program pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah diluncurkan, dengan rencana menjangkau 5.000 kampung hingga 2029. Di samping itu, pengembangan budidaya ikan tematik dilakukan di 40.000 lokasi untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan nelayan di tingkat lokal.
Di tingkat desa, pemerintah memperkuat ekonomi mikro melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang kini telah beroperasi sebanyak 10.070 unit, dengan total keseluruhan koperasi mencapai lebih dari 28 ribu. Target hingga akhir tahun adalah mencapai 35 hingga 40 ribu unit. KDKMP menjadi jantung ekonomi desa, mempercepat distribusi bantuan sosial dan produk subsidi, serta memperpendek rantai pasok sehingga masyarakat lebih terjangkau layanan ekonomi.
Pemerintah juga memperkuat infrastruktur lingkungan dengan membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di empat lokasi awal, termasuk Denpasar Raya, Bekasi, Bogor Raya 1, dan Legok Nangka Bandung. Sebanyak 21 PSEL diharapkan beroperasi penuh hingga 2028–2029, didukung Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mempercepat prosedur dan koordinasi antarlembaga. Selain itu, sistem registri unit karbon (SRUK) telah diluncurkan sebagai fondasi pasar karbon nasional yang transparan dan terkelola baik.
Menteri Koordinator Bidang Pangan menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan pangan bukan hanya diukur dari swasembada delapan komoditas—beras, jagung, gula, cabai, telur, daging ayam, dan bawang merah—tapi juga dari peningkatan kesejahteraan pelaku ekonomi pangan. Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional, sambil memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh petani, nelayan, dan masyarakat desa.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

